Idul Adha
Cara Mudah Membedakan Hewan Sakit dan Sehat untuk Kurban Idul Adha
Berbeda dengan hewan untuk konsumsi sehari-hari, hewan untuk kurban harus memenuhi syarat tertentu sesuai dengan syariat Islam.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut cara mudah membedakan kondisi hewan kurban Idul Adha yang sehat atau sedang sakit sesuai syariat Islam.
Sebentar lagi umat Muslim di dunia, termasuk di Indonesia, akan merayakan hari raya Idul Adha.
Masyarakat sudah mulai memilih sapi dan kambing, untuk dikurbankan di Idul Adha nanti.
Berbeda dengan hewan untuk konsumsi sehari-hari, hewan untuk kurban harus memenuhi syarat tertentu sesuai dengan Syariat Islam.
Berdasarkan hukum Islan, hewan kurban setidaknya harus memenuhi 2 persyaratan utama, yaitu:
1. Hewan ternak (unta, sapi, kambing atau domba)
• CEK Daftar Harga Sapi dan Kambing Kurban Idul Adha 2023 Terbaru Resmi di Seluruh Indonesia
2. Memenuhi minimal usia:
- Unta minimal berumur 5 tahun dan telah masuk tahun keenam.
- Sapi minimal berumur 2 tahun dan telah masuk tahun ketiga.
- Kambing jenis domba atau biri-biri berumur 1 tahun, atau minimal berumur 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba yang berumur 1 tahun.
- Kambing biasa (misal kambing jawa), minimal berumur 1 tahun dan telah masuk tahun kedua.
Yang tak kalah pentingnya, hewan kurban juga harus dalam kondisi sehat dan diperoleh/dimiliki dengan cara yang baik, misalnya diternakkan sendiri atau dibeli dengan proses transaksi yang sah.
Dalam laman Baznas disebutkan, hewan kurban hendaklah dalam keadaan sehat dan bebas dari aib, cacat, atau penyakit lainnya.
Kondisinya fit, bertubuh besar, gemuk, dagingnya banyak, dan memiliki kondisi fisik yang sempurna alias tidak cacat.
Cara mengetahui kondisi hewan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Cara-Mudah-Membedakan-Hewan-Sakit-dan-Sehat-untuk-Kurban-Idul-Adha.jpg)