Ini Merek Smartphone Yang Sulit Diperbaiki dan Paling Gampang Diservis

Desain smartphone seiring waktu dirancang semakin minimalis untuk menunjang mobilitas pengguna.

Kompas.com
Berbagai handphone, ternyata ada beberapa merk Yang Sulit Diperbaiki. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dahulu pengguna handphone bisa mengganti baterai ponsel sendiri dengan membuka casing perangkat.

Namun kini, untuk membongkarnya saja, tidak semudah dulu.

Bahkan, perlu berkunjung ke gerai ponsel atau service center resmi hanya untuk mengganti baterai ponsel karena baterainya didesain menyatu dengan penampang perangkat (unibodi).

Desain smartphone seiring waktu dirancang semakin minimalis untuk menunjang mobilitas pengguna.

Namun, praktik ini berdampak pada tingkat kesulitan pengguna untuk memperbaiki perangkat secara mandiri karena susunan komponennya semakin kompleks.

Google Bard Sudah Bisa Diakses di Handphone dan Laptop, Ini Cara Pengoperasiannya

Terlepas dari praktik itu, masih ada sejumlah smartphone, yang dinilai gampang diperbaiki sebagaimana hasil riset situs web Electronic Hub.

Secara teknis, para peneliti di Electronic Hub mengecek panduan perbaikan dari iFixit pada total 228 ponsel yang berbeda.

Hasilnya, mereka merangkum smartphone yang dinilai paling gampang diperbaiki, disertai rentang waktu perbaikan yang diperlukan.

Menurut riset Electronic Hub, Moto G7 merupakan smartphone Android yang paling mudah diservis dengan tingkat perbaikan 50 persen bisa dilakukan oleh pengguna langsung.

Selain itu, rata-rata waktu perbaikannya juga cukup singkat, hanya 25 menit.

Komponen yang paling mudah diservis pada ponsel ini yaitu penggantian layar yang hanya menghabiskan waktu 10-20 menit saja.

Smartphone Samsung juga terbilang mudah diperbaiki, khususnya untuk tipe Galaxy A40 dan Galaxy S22 Ultra 5G.

Galaxy A40 dinilai mudah diservis langsung oleh pengguna dengan persentase perbaikan 42,9 persen dan rata-rata waktu perbaikannya hanya 32,6 menit.

Mediatek Buat Chip Baru Untuk Hemat Daya Baterai Smartphone

Samsung Galaxy S22 Ultra juga dinilai gampang diperbaiki dengan persentase perbaikan 33,3 persen.

Akan tetapi waktu perbaikannya cukup lama, rata-rata sampai 48,1 menit.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved