Khazanah Islam
Asal Usul dan Pengertian Kurban Ditinjau dari Segi Bahasa dan Historis
Kurban berasal dari bahasa arab Qariba -Yaqrabu –Qurbanan yang berarti dekat. Maksudnya mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan perintah-Nya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berkurban di bulan Dzulhijjah merupakan bagian dari perintah tuhan.
Terdapat riwayat yang melatar belakangi peristiwa berkurban.
Diantaranya adalah peristiwa Nabi Ibrahim bersama putranya Nabi Ismail.
Saat itu Nabi Ibrahim mendapatkan diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri.
Namun setelah Nabi Ibrahim As Ikhlas, Allah SWT kemudian menggantinya dengan binatang ternak.
• Bacaan Arab dan Latin Saat Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 1444 Hijriah
Peristiwa tersebut kemudian menandai perintah berkurban saat bulan dzulhijjah.
Lantas apa kah pengertian dari kurban?
Kurban berasal dari bahasa arab Qariba -Yaqrabu –Qurbanan yang berarti dekat.
Maksudnya mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan perintah-Nya.
Sementara dalam pengertian syariat kurban ialah menyembelih hewan ternak yang memenuhi syarat tertentu.
Kemudian kurban dilakukan pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah.
Tujuan semata-mata untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kurban hukumnya sunnah mu’akkad bagi orang Islam yang mampu.
Hukum berkurban bisa menjadi wajib jika dalam bentuk kurban karena nazar atau janji.
Jenis hewan yang boleh digunakan untuk berkurban adalah dari golongan Bahiimatu al-An`aam,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sap-pi.jpg)