Siap-siap, Akun Google Yang Tidak Aktif Selama 2 Tahun Akan Dihapus
Tak hanya menutup akun, Google juga akan menghapus konten yang terkait dengan akun tersebut.
Pasalnya, Google melihat bahwa pengguna sering tidak memakai autentikasi dua faktor.
Serta menggunakan kata sandi lawas, sehingga akun yang jarang dipakai rentan mengalami serangan seperti pembajakan, phising dan lainnya.
"Setelah akun disusupi, akun itu bisa dipakai untuk apa saja, mulai dari pencurian identitas hingga vektor untuk konten yang tidak diinginkan bahkan berbahaya, seperti spam," ujar Google.
Oleh karena pertimbangan di atas, Google memutuskan untuk menghapus akun mangkrak ketimbang membiarkan akun-akun terbengkalai.
Praktik yang sama juga pernah dilakukan Google untuk layanan Photos pada November 2020.
Saat itu, Google menerapkan kebijakan hapus otomatis untuk akun-akun yang tercatat tidak aktif.
Agar foto yang tersimpan tetap ada, perusahaan menyarankan pengguna untuk sering mengakses Google Photos. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cara-amakan-akun-google-dari-akses-aplikasi-pihak-ketiga.jpg)