Akses ke Pasar Global : Kunci Sukses Ekspansi Bisnis UMKM

Akses ke pasar global bukan hanya tentang memperluas geografi pasar, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat....

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Dalam era globalisasi ini, pasar global telah menjadi peluang besar bagi bisnis UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) untuk memperluas pangsa pasar mereka dan meningkatkan keuntungan. 

Selain itu, kerja sama antara pemerintah, UMKM, dan perusahaan-perusahaan besar juga dapat membantu memfasilitasi akses UMKM ke pasar global.

Terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh UMKM untuk mengakses pasar global.

Pertama-tama, UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk mereka secara internasional.

Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Singkawang Gelar Sosialisasi dengan FKTP

Mereka dapat menggunakan platform e-commerce yang ada atau menciptakan situs web dan platform perdagangan online untuk memasarkan produk mereka secara global.

Selain itu, UMKM juga dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk mereka secara global.

Dengan memanfaatkan fitur-targeting pada media sosial, UMKM dapat menjangkau calon pembeli potensial dari berbagai negara dengan lebih efektif.

UMKM juga dapat memperluas jaringan dengan menjalin kerja sama dengan mitra bisnis atau distributor lokal di negara-negara tertentu.

Selanjutnya, UMKM dapat memperkuat kualitas produk mereka untuk memenangkan persaingan di pasar global.

Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan proses produksi dan kontrol kualitas produk, sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan sesuai dengan standar internasional.

Tak kalah penting, UMKM juga dapat mengakses bantuan dari lembaga pemerintah atau organisasi nirlaba yang dapat membantu mereka memasuki pasar global.

Lembaga-lembaga tersebut dapat memberikan pelatihan, asistensi, hingga dukungan keuangan untuk UMKM.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) adalah salah satu unit kerja di bawah Kementerian Keuangan Indonesia yang bertanggung jawab dalam pelayanan dan pengawasan kepabeanan, cukai, dan perpajakan di Indonesia.

DJBC memiliki peran penting sebagai trade fasilitator atau fasilitator perdagangan, yang bertujuan untuk mempermudah perdagangan dalam negeri maupun luar negeri bagi para pelaku usaha.

Sebagai trade fasilitator, DJBC memiliki peran untuk mempercepat proses kepabeanan dan cukai.

DJBC berusaha untuk mempercepat proses kepabeanan dan cukai dengan mengurangi birokrasi dan meningkatkan efisiensi dalam pelayanan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved