Google Map Ada Fitur Baru, Pengguna Diajak Seperti Terbang Melihat Kondisi Jalan Lokasi Tujuan

Pengguna bakal memiliki gambaran rute perjalanan yang lebih nyata lewat aplikasi Google Maps sebelum bepergian ke suatu tempat.

Tribunpontianak.co.id/ka
Tampilan lokasi Google Map di Handphone 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Google Maps mulai meluncurkan fitur baru, yaitu "Immersive View for route" alias mode Immersive View untuk rute perjalanan.

Dengan fitur tersebut, pengguna bakal memiliki gambaran rute perjalanan yang lebih nyata lewat aplikasi Google Maps sebelum bepergian ke suatu tempat.

Seperti diketahui sebelumnya, Immersive View hanya tersedia untuk melihat lingkungan nyata di suatu lokasi.

Kini dengan hadirnya mode Immersive View, pengguna bisa melihat visualisasi rute perjalanan yang akan dilaluinya dalam format tiga dimensi dari sudut pandang bird's eye view (dari udara).

Dengan begitu, pengguna bisa melihat suasana jalan secara virtual sebelum melewatinya.

Google Umumkan Gadget dan Teknologi Baru, Termasuk Ada Smartphone Lipat

Google menyebut, visualisasi yang dimaksud di sini adalah seluruh gambaran rute perjalanan yang dipilih, baik dengan mobil, berjalan kaki, atau bersepeda.

Termasuk pemandangan di sepanjang rute perjalanan, bangunan, jalur sepeda, trotoar, persimpangan, tempat parkir di sepanjang perjalanan, dan lainnya.

Google pun membagikan video demonstrasi cara kerja Immersive View di Google Maps untuk saat ajang konferensi pengembang tahunan "Google I/O 2023" di Amerika Serikat pada Rabu 10 Mei 2023 lalu.

CEO Google Sundar Pichai medemonstrasikan skenario ketika ia ingin bersepeda di New York City.

Dalam kasus Pichai, Google Maps merekomendasikan dua rute perjalanan.

Nah, sebelum menetapkan pilihan rute, Pichai bisa menggunakan Immersive View for route.

Dengan begitu, ia bisa melihat gambaran suasana jalan yang akan dilaluinya.

Fitur Immersive View for route berada di pojok kiri bawah peta.

Perang Kecerdasan Antara Google dan Microsoft Masih Berlanjut

Ketika diklik, pengguna akan dibawa ke peta tiga dimensi sesuai aslinya. Ketika di zoom, pengguna seperti diajak "terbang" menyusuri rute jalan.

Sehingga pengguna bisa melihat gedung-gedung, persimpangan, pepohonan, bahkan pemandangan tepi laut di sepanjang jalan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved