Ini Janji Kartiyus Usai Dilantik Sebagai Sekda Sintang, Tawarkan Inovasi Collaborative Governance

Kartiyus sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1993 yang lalu. Terhitung sudah 30 tahun ia berkarya di Pemkab Sintang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM SINTANG
Sekda Sintang, Kartiyus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno resmi melantik Kartiyus sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang pada Senin 8 Mei 2023. Kartiyus sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Sintang.

Kartiyus sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1993 yang lalu. Terhitung sudah 30 tahun ia berkarya di Pemkab Sintang. Kartiyus sudah menjabat di eselon II b sudah 16 tahun.

"Di antara kepala OPD yang ada di Pemkab Sintang, saya lah yang paling senior dan paling lama menjadi kepala OPD yakni 16 tahun. Saya merasa sangat pantas menjabat Sekda karena memiliki track record 5 kali dilantik di eselon IIb. Saat ini mencapai karir tertinggi pemerintahan di daerah," kata Kartiyus.

Menurut Kartiyus, tugas Sekda itu bukan menyenangkan semua orang, tetapi membantu Bupati Sintang mencapai visi dan misi di dalam RPJMD dan itu harus dilakukan gotong-royong dan bersama-sama.

Saat seleksi sekda, Kartiyus menawarkan inovasi yakni Sintang Collaborative Governance artinya pemerintahan yang berkolaborasi dengan banyak aktor penting seperti pemerintahan, swasta atau investor, masyarakat dan NGO yang saat ini ada 42 NGO. Termasuk para akademisi dan media massa. Collaborative Governance nanti akan bisa dikembangkan menjadi Penta Helix Governance.

“Penta Helix Governance ini artinya pengelolaan pemerintahan dengan melibatkan banyak aktor. Saya menyadari, membangun daerah ini, tidak mungkin bisa dilakukan sendiri melalui APBD. APBD kita itu semakin tahun semakin tertekan dengan banyak kebutuhan. Sementara tuntutan masyarakat semakin banyak. Maka harus berkolaborasi dengan banyak pihak," beber Kartiyus.

Harta Kekayaan Kartiyus Sekda Kabupaten Sintang, Tak Punya Mobil! Miliki Kas dan Setara Kas Rp. 1 M

Jabat Sekretaris Daerah Sintang, Kartiyus Akan Perkuat Kolaborasi

Sintang Collaborative Governance ini nanti diperkuat untuk mencapai visi dan misi Bupati Sintang dan Wakil Bupati Sintang. Kartiyus akan kumpulkan pimpinan OPD untuk melaksanakan prinsip Sintang Collaborative Governance ini.

"Saya siap menerima saran dan masukan dari banyak pihak dalam menjalankan tugas sebagai Sekda Sintang. Ke depan kita akan perkuat Monitoring Centre for Prevention dari Komisi Pemberantasan Korupsi, reformasi birokrasi, dan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Itu semua untuk meningkatkan indeks kinerja utama pada visi dan misi Bupati Sintang," ujar Kartiyus.

Sementara itu Bupati Sintang Jarot Winarno berpesan kepada Kartiyus agar mencari teman dan sahabat sebanyak mungkin.

“Contohlah tokoh Brama Kumbara yang memiliki prinsip, memegang prinsip punya satu musuh sudah banyak, tetapi punya seribu kawan masih kurang. Berkomunikasilah dengan lawan politik sekalipun. Lakukan komunikasi yang baik dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan dengan siapa saja. Jadilah Brama Kumbara seorang pendekar yang memiliki kawan yang banyak. Perbanyak kawan, silaturahmi dan diskusi dengan banyak orang," kata Jarot.

Jarot menegaskan, proses seleksi sekda Sintang sudah dilakukan dengan objektif. Tidak menghitung soal agama, yang menang itulah yang dipilih dan dilantik.

“Kalau ada apa yang terjadi selama proses seleksi sekda kemarin, lupakan. Gosip atau informasi saat seleksi kemarin, lupakan semuanya. Mari kita tatap masa depan yang baik. Sehingga kita akan sukses menyamai kinerja Ibu Yosepha Hasnah sebagai contoh yang baik,” ujar Jarot.

Sebelumnya Panitia Seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, telah menetapkan hasil akhir peserta yang masuk dalam tiga besar.

Dari enam peserta yang ikut seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, hanya tiga orang dengan nilai terbaik yang selanjutnya akan diusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memperoleh rekomendasi.

Berdasarkan hasil penilaian keseluruhan tahapan tes seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, panitia menetapkan Kartiyus sebagai peserta dengan nilai akhir tertinggi.

lanjutnya Harysinto Linoh, menempati urutan kedua. Di urutan ketiga, diraih Dr Yan, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Bengkayang.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved