79 Warga Binaan LPP Pontianak Hatam Al Quran
Disinggung terkait remisi khusus bagi warga binaan, jika kelakuan baik maupun program tersebut menjadi salah satu penilaian untuk warga binaan
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTANAK.CO.ID, KUBURAYA - Sebanyak 79 warga binaan di Lapas Perempuan Kelas 2 Pontianak berhasil menghatamkan membaca Al Quran dalam waktu singkat pada bulan suci Ramadhan 1444 H.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan selama menjalani masa tahanan.
Dalam kegiatan hatam Al Quran tersebut, terdapat warga binaan yang berhasil menyelesaikan bacaan Al Quran dalam waktu kurang dari 10 hari. Selama pelaksanaan hatam Al Quran, mereka dibimbing oleh sejumlah petugas lapas yang juga memberikan dukungan dan semangat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas II Pontianak, Raden Tarbiati, mengungkapkan bahwa kegiatan hatam Al-Qur'an ini merupakan salah satu program unggulan dalam meningkatkan kualitas spiritual dan mental warga binaan.
"Kegiatan hatam Al-Qur'an ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang rutin dilakukan di lapas perempuan. Selain meningkatkan kualitas iman, kegiatan ini juga membantu warga binaan untuk belajar dan memahami isi Al-Qur'an secara lebih baik," ujarnya, pada Selasa 18 April 2023 di Lapas Kelas II Pontianak di Sei Kakap.
Baca juga: Gerhana Matahari Sebagian, BRIN Pontianak : Matahari di Kalbar Tertutup Bulan 31 Persen
"Mereka ada yang sudah hatam dalam waktu 2 hari hingga 14 hari", tambahnya.
Ia sangat mengapresiasi semangat dan keseriusan warga binaan dalam program hatam Al-Qur'an.
"Saya sangat bangga melihat semangat dan keseriusan warga binaan dalam menyelesaikan hatam Al-Qur'an. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi mereka dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa tahanan," tuturnya.
Diharapkan, kegiatan hatam Al-Qur'an ini dapat menjadi contoh positif bagi lapas-lapas lainnya dalam memberikan pembinaan yang lebih baik dan komprehensif kepada warga binaan.
Disinggung terkait remisi khusus bagi warga binaan, jika kelakuan baik maupun program tersebut menjadi salah satu penilaian untuk warga binaan mendapatkan remisi.
"Dengan program ini juga bisa menjadi salah satu mendukung penilaian kelakuan baik dalam mendapatkan remisi", katanya.
Dengan program yang diberikan kepada warga binaan LPP kelas 2 Pontianak mampu menjadikan warga binaan mandiri dan bisa diterima dengan baik di lingkungan masyarakat.
"Diharapkan dampak positif dari program baik selama di LPP, mampu dibawa di tengah masyarakat", tandasnya. (*)
• Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, DPRD Pontianak Imbau Saling Menghormati Perbedaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hadi-200423-lapsa.jpg)