Idul Fitri
Idul Fitri 2023 Berapa Hijriah? Cara Hitung Kalender Hijriah
Kalender Hijriah ini baru resmi digunakan umat Islam masa setelah Rasulullah SAW wafat. Penggunaannya ditetapkan secara resmi pada pemerintahan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Idul Fitri 2023 adalah tahun 1444 dalam kalender Hijriah.
Penetapan 1 Syawal 1444 atau hari raya Idul Fitri 2023 diperkirakan jatuh pada 22-23 April 2023.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sudah mengumumkan kapan Hari Raya Idul Fitri 2023/1 Syawal 1444 H melalui hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1444 H pada Februari lalu.
Hasilnya, Muhammadiyah menetapkan Lebaran Idul Fitri atau 1 Syawal 1444 H jatuh pada 21 April 2023.
Sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah nasih menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan Kementerian Agama atau disingkat Kemenang.
• Bacaan dan Tata Cara Mandi Wajib Idul Fitri, Ada Perbedaan Untuk Pria dan Wanita
Kalender Hijriah ini baru resmi digunakan umat Islam masa setelah Rasulullah SAW wafat.
Penggunaannya ditetapkan secara resmi pada pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab.
Kalender Hijriah adalah sistem penanggalan umat Islam berdasarkan peredaran bulan terhadap Bumi.
Disebut Hijiriah karena tahun pertamanya terjadi peristiwa hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah pada 662 Masehi.
Dalam sistem kalender ini, hari atau tanggal dimulai setelah matahari terbenam atau saat memasuki waktu Maghrib.
Kalender ini lebih pendek 10 sampai 12 hari dibandingkan kalender Masehi.
Satu bulan dalam penanggalannya terdiri atas 29 atau 30 hari.
Penentuan awal bulan tergantung munculnya penampakan bulan sabit pertama kali yang disebut hilal.
Jika hilal tidak dapat terlihat di hari ke-29, jumlah harinya dibulatkan menjadi 30 hari.
Perhitungan kalender Hijriah Perhitungan kalender Hijriah didasarkan pada periode revolusi bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Idul-Fitri-2023-Berapa-Hijriah-Cara-Hitung-Kalender-Hijriah.jpg)