Ramadhan Kareem

Sholat Lailatul Qadar Dulu atau Tahajud Dulu ? Mana Amalan yang Lebih Utama ? Simak Ulasan Ini

Sholat Lailatul Qadar dikerjakan sekurang-kurangnya 2 rakaat dengan membaca Al Ikhlas 7 kali di bacaan surat pendek setiap rakaat setelah membaca Al I

Penulis: Ishak | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Inilah perbedaan Sholat Lailatul Qadar dan Tahajud di 10 malam terakhir Bulan Puasa Ramadhan . Selengkapnya di artikel ini, Rabu 12 April 2023 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Satu di antara amalan utama di malam 10 hari terakhir Puasa Ramadhan adalah mengerjakan Sholat Sunnah .

Dengan amalan tersebut, diharapkan bisa mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar .

Yakni malam di mana Allah SWT menetapkan kemulian bagi setiap ibadah dan kebaikan yang dikerjakan Umat Muslim pada malam tersebut.

Yang nilainya bahkan lebih baik dari seribu Bulan .

 

Nah, satu di antara amalan populer adalah Sholat Lailatul Qadar .

Di mana Sholat ini dikerjakan sekurang-kurangnya 2 rakaat .

Dengan membaca Al Ikhlas 7 kali di bacaan surat pendek setiap rakaat setelah membaca Al Fatihah .

Lantas, mana yang lebih utama dikerjakan dalam 10 malam terakhir Ramadhan ?

Apakah Sholat Lailatul Qadar dulu.

Ataukah justru Sholat Tahajud dulu yang diutamakan?

Manakah amalan yang lebih utama ?

Simak selengkapnya di artikel Ramadhan Kareem Khazanah Islam Tribun Pontianak Rabu 12 April 2023

# Antara Sholat Lailatul Qadar dan Sholat Tahajud

Sholat Lailatul Qadar sendiri menjadi satu di antara Sholat yang hukum pengerjaanya sendiri menjadi selisih pendapat di kalangan Ulama .

Jumhur Ulama tidak menemukan penjelasan dalam Hadist dan Riwayat Shahih tentang Dalil di balik anjuran pengerjaan Sholat Lailatul Qadar .

Yakni Sholat Sunnah dengan Niat Lailatul Qadar tersebut .

Satu yang kerap jadi acuan adalah Hadist berikut:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:

“Barang siapa beribadah pada malam Lailatul Qadar, karena iman dan mengharapkan pahala, maka dosanya yang telah berlalu akan diampuni,” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Namun Hadist tersebut bersifat umum .

Bukan Hadist yang menjelaskan tentang Sholat Lailatul Qadar .

Adapun penjelasan rinci tentang Sholat Lailatul Qadar sendiri, bisa dilihat di Kitab Durratun Nasihin .

Karya Syaikh Al-Khubawi .

Namun, mayoritas Ulama menilai Dalil dalam Sholat di malam Lailatul Qadar adalah tentang anjuran pentingnya mengerjakan Sholat di malam Lailatul Qadar .

Seperti Sholat Sunnah malam hari yang biasa dikerjakan Rasulullah Nabi Muhammad SAW .

Yakni Sholat Tahajud dan Witir .

Adapan Sholat Tahajud sendiri , memiliki Dalil yang lebih Shahih .

Seperti dari Hadist Aisyah r.a , istri Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bagaimana giatnya Rasulullah Nabi Muhammad SAW ibadah di 10 malam hari terakhir Ramadhan .

Dengan demikian, yang lebih baik di dahulukan adalah Sholat Tahajud lantaran memiliki Dalil yang Shahih .

Allahualam bi showwab . (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved