Breaking News

Umat Katolik Ikuti Misa Hari Raya Paskah di Gereja Katedral Sanggau Hari Ini

Misa ini dipimpin Pastor Kepala Paroki Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau, Pastor Albert Yance RD.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hendri Chornelius
Suasana misa hari raya paskah di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Minggu 9 April 2022. Misa berlangsung khidmat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Umat Katolik di Kota Sanggau mengikuti perayaan misa hari raya Paskah di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Minggu 9 April 2022. Misa berlangsung khidmat. 

Misa ini dipimpin Pastor Kepala Paroki Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau, Pastor Albert Yance RD. Misa perayaan paskah digelar dua kali, misa pertama pukul 07.00 WIB, misa kedua pukul 09.00 WIB. 

Sebelumnya diberitakan, Pastor Kepala Paroki Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau, Pastor Albert Yance RD menjelaskan terkait apa itu makna dari Kamis Putih, Jumat Agung dan hari raya Paskah. Untuk diketahui  pekan suci paskah diawali dengan minggu palma, kamis putih, jumat agung dan ditutup dengan minggu Paskah.

"Kamis putih yang dirayakan adalah Yesus menetapkan ekaristi sebagai kenangan, sebagai kurban, sebab setiap kali kita menerima kenangan ini kita bersatu dengan kristus dan Yesus juga menunjukkan bagaimana pelayanan dengan membasuh kaki murid-murid nya," katanya.

"Dan kita pun hendaknya meneladan tindakan kristus ini melayani. Terutama mereka yang menderita, mereka yang terpinggir, mereka yang direndahkan," tambahnya.

Pesan Paskah Uskup Agung Pontianak! Lihatlah Kenyataan, Bukankah Kematian ditakutkan oleh Manusia?

Kemudian lanjutnya, Jumat Agung, yaitu merayakan, mengenangkan  sengasara wafat kristus. Dia sengasara karena dosa-dosa manusia, wafat untuk menghancurkan kematian. 

"Dan akhirnya muncullah peristiwa yang menggembirakan pada malam paskah. Yaitu merayakan kebangkitan Yesus, mengalahkan kematian Yesus. Hidup kembali, Yesus menang atas dosa, menundukkan maut dan itulah yang dirayakan pada malam paskah dan hari raya paskah," jelasnya.

Pastor Yance juga menjelaskan terkait makna dari telur paskah. Telur paskah sering disimbolkan terutama dibeberapa Negara di Eropa, untuk penggunaan telur paskah ini menyimbolkan bahwa dengan telur ini adalah kehidupan baru.

"Maka untuk perayaan paskah dibeberapa Negara di Eropa itu identik dengan telur, sebagai kehidupan yang baru, sebagai kebangkitan seperti anak ayam yang keluar dari cangkangnya. Itulah maknanya," jelasnya.

Renungan Paskah Kristen Minggu 9 April 2023 dan Firman Tuhan Hari Ini Markus 16:12

Kemudian, untuk perayaan paskah itu sendiri adalah perayaan kebangkitan, perayaan kehidupan yang baru. Oleh karena itu, kita mengajak umat untuk dengan kebangkitan ini memulai semangat yang baru, hidup yang baru memulai sesuatu dengan cara yang baru.

"Di mana saat umat mulai lelah, mulai lesu, bangkitlah bersama kebangkitan kristus. Saat kita tidak punya harapan bangkitlah juga bersama harapan yang dibawa oleh terang Kristus. Intinya adalah Paskah ini mau mengajak kita untuk hidup kembali, untuk semangat kembali, untuk bangkit kembali terutama dari dosa dan keterpurukkan dan dari berbagai hal yang selama ini menggerogoti dan mengikat kita selama ini," jelasnya.

Pastor Yance juga menambahkan bahwa tema aksi puasa pembangunan (APP) tahun 2023 Keuskupan Sanggau adalah "Semakin adil semakin bermartabat".

"Dalam keadilan ini kita mewujudkan nilai-nilai keadilan terhadap semua orang. Dan dari situlah menunjukkan bahwa kita ini bermartabat yang luhur sesuai dengan ciptaan dan karya Allah," ujarnya.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved