Ramadhan Kareem

Bacaan Istighfar Pendek dan Panjang Amalan Mengisi 10 Malam Terakhir Ramadhan 1444 Hijriah

Apalagi Nabi Muhammad SAW memberikan contoh agar manusia yang paling giat dalam meraih ridha` Allah SWT dengan bersungguh-sungguh memanfaatkan 10 mala

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Berikut ini pilihan bacaan istighfar yang bisa diamalkan saat memasuki 10 Malam Terakhir Ramadhan 1444 Hijriah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beberapa saat lagi kita akan memasuki 10 Malam Terakhir Ramadhan 1444 Hijriah

Sudah selayaknya semangat dan motivasi beribadah harus ditingkatkan.

Apalagi Nabi Muhammad SAW memberikan contoh agar manusia yang paling giat dalam meraih ridha` Allah SWT dengan bersungguh-sungguh memanfaatkan 10 malam terakhir yang penuh keutamaan dengan meningkatkan kualitas ketaatan, beribadah, bertaqarrub, beri’tikaf, dan mengajak anggota keluarga untuk beribadah.

10 malam terakhir adalah malam-malam yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW.

Satu di antara amalan yang penting untuk mengisi 10 malam terakhir yakni memperbanyak istighfar.

Dua Hari Lagi Ramadhan 1444 Hijriah Menuju 10 Malam Terakhir Waktunya Berburu Pahala Lewat Amalan

Istighfar adalah memohon maghfirah (ampunan) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Banyak bacaan istighfar yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan.

Beliau sendiri beristighfar minimal 70 kali dalam sehari semalam, bahkan dalam riwayat Imam Muslim minimal 100 kali.

Berikut Pilihan Bacaan Istighfar

Istighfar Singkat

Sebagaimana tercantum dalam Shahih Muslim, Rasulullah biasa membaca istighfar singkat ini tiga kali setelah sholat.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

(Astaghfirullah)

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.

Ada pula yang lebih panjang sedikit tapi tetap tergolong singkat.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

(Astaghfirullahal ‘adhiim)

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.

Bacaan Doa Iftitah Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Puasa Ramadhan, Jangan Lewatkan Meski 23 Rakaat

Penghapus dosa sebanyak buih

Bacaan istighfar ini lebih panjang dengan keutamaan yang luar biasa.

Yakni menghapus dosa meskipun dosanya sebanyak buih di lautan.

Bahkan kalaupun pernah lari dari peperangan, sebagaimana hadits riwayat Imam Abu Dawud.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

(Astaghfirullah alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaih)

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah. Yang tidak ada ilah kecuali Dia yang Maha Hidup lagi terus menerus Mengurus makhluknya.

Dan aku bertaubat kepada-Nya.

Dalam riwayat Tirmidzi ada tambahan al adhiim sehingga menjadi:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

(Astaghfirullahal ‘adhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaih)

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Yang tidak ada ilah kecuali Dia yang Maha Hidup lagi terus menerus Mengurus makhluknya.

Dan aku bertaubat kepada-Nya.

Astaghfirullah wa atubu ilaih

Dalam riwayat Imam Muslim, Bunda Aisyah radhiyallahu ‘anha menyebutkan, bacaan istighfar ini sering Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam baca. Beliau juga membacanya pada saat Fathu Makkah.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

(Subhaanallahi wabihamdih astaghfirullah wa atuubu ilaih)

Artinya: Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.

Istighfar astaghfirullah wa atuubu ilaihi inilah yang paling sering Rasulullah baca. Minimal 70 kali dalam sehari semalam.

Sayyidul istighfar

Sayyidul istighfar ini sangat istimewa. Memang lafadznya lebih panjang daripada bacaan lainnya, tetapi ia sangat ringan jika dibandingkan keutamannya yang luar biasa.

Rasulullah mensabdakan, siapa yang membacanya di siang hari dengan yakin kemudian ia meninggal di hari itu, maka ia termasuk penghuni surga. Siapa yang membacanya di malam hari dengan yakin kemudian ia meningga di malam itu, maka ia juga termasuk penghuni surga.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِى ، اغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau Yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha semampuku untuk selalu berada dalam pemeliharaan dan janji-Mu. Kuberlindung kepada-Mu dari akibat buruk perbuatanku. Hamba mengakui nikmat-Mu atas diriku dan aku juga mengakui betapa besarnya kesalahanku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. (*)

Simak Informasi Lengkap Seputar Ramadhan 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved