Ini Produk Baru Dari Microsoft, Dapat Menganalisis Performa Bisnis

Produk tersebut merupakan asisten virtual berbasis AI yang didesain untuk membantu perusahaan menjalankan fungsi bisnisnya.

Kompas.com
Ilutrasi logo Microsoft 

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa 7 Maret 2023, kemampuan teknologi Miscosoft Dynamics 365 Copilot sudah digelontorkan per Senin 6 Maret 2023 dan tengah diuji coba ke beberapa pelanggan.

Microsoft juga mengumbar bahwa pihaknya bakal memperkenalkan pembaruan teknologi AI berikutnya.

Dari bocoran perusahaan, pembaruan tersebut masih berkutat seputar produktivitas perkantoran.

Kemungkinan besar produk barunya adalah untuk perangkat lunak (software) Office.

Chief Executive Officer (CEO) Microsoft, Satya Nadella mengatakan bahwa perusahaan berencana merombak ulang seluruh jajaran produknya dan beralih dengan mengadopsi teknologi AI.

Nadella mengaku penggabungan teknologi AI ke bidang pekerjaan, seperti ERP (Enterprise Resources Planning/Perencaaan Sumber Daya Perusahaan) dan CRM (Customer Relationship Manangement/Manajemen Hubungan Pelanggan) akan sangat membantu pekerja dalam mengerjakan tugas.

Begini Cara dan Langkah Dengan Benar Membuat Kop Surat di Microsoft Word

“Jika Anda memikirkan seorang agen customer services, ia harus menjawab pertanyaan konsumen dengan 18 database yang berbeda untuk memberikan tanggapan. Kini dengan copilot (Microsoft) memungkinkan Anda memverifikasi 18 database sekaligus dan menyusun tanggapan,” pungkas Nadella.

Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa Dynamics 365 Copilot tidak akan luput dari kesalahan, sama seperti chatbot AI di Bing.

Misalnya, kurang tepat dalam memberikan jawaban terkait data laporan keuangan, dan sebagainya.

Menurut Nadella, teknologi yang melakukan kesalahan disebut sebagai kewajaran.

Nadella mengakui bahwa kesalahan yang dilakukan justru mengindikasikan bahwa keberadaan teknologi membutuhkan manusia sebagai pengecek fakta.

“Inilah alasan saya peduli, tidak hanya pada kekuatan teknologi, tetapi juga penggunaan dan desain produk teknologi itu sendiri. Jadi, kita dapat mengingatkan diri sendiri terkait norma sosial, kemampuan yang dimiliki sebagai manusia, bahkan kekuatan beserta kesalahan/keterbatasan yang dimiliki teknologi,” jelas Nadella. (*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved