Ramadhan Kareem

Ramadhan Hidupkan Kembali Kawasan Letkol Sugiono Pontianak Lewat Pasar Juadah

Terdapat sebanyak 92 stan tenda jualan dengan menjajakkan berbagai menu berbuka puasa mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovanka Mayank Candri
Sepanjang Jalan Letkol Sugiono Pontianak di gelar Pasar Pusat Ramadhan selama 25 hari kedepan. Terdapat sebanyak 92 stan tenda jualan dengan berbagai menu berbuka puasa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, sepanjang Jalan Letkol Sugiono Pontianak di gelar Pasar Pusat Ramadhan selama 25 hari kedepan yakni 23 Maret - 16 April 2023.

Terdapat sebanyak 92 stan tenda jualan dengan menjajakkan berbagai menu berbuka puasa mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.

Berburu takjil menjadi salah satu rutinitas sebelum menunggu waktu berbuka puasa. Tidak hanya orang tua, anak muda pun ikut antusias merasakan sensasi berburu aneka makanan dan minuman berbuka di pasar juadah.

Ketua Komunitas Muara Rizki sekaligus selaku Ketua Panitia Pasar Pusat Ramadhan, Ratna mengatakan pasar juadah yang digelar tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Di tahun ini, pasar juadah yang digelar bersifat mandiri, tidak menggunakan EO dan tidak disponsori oleh pihak manapun.

Baca juga: BARU! Jadwal Kerja PNS, Jam Masuk dan Pulang Selama Bulan Ramadhan 2023

Pasar Pusat Ramadhan dibuka mulai dari pukul 13.00 - 19.00 WIB. Harga sewa stan disana terbilang cukup terjangkau, yakni dengan 300.000/25 hari para pedagang sudah dapat menjajakkan makanannya disana.

"Cukup 300.000 pedagang bisa menyewa stan disini, karena di tempat lain ada yang mahal, jadi kita benar-benar membantu dan meringankan teman-teman yang ingin berdagang di bulan puasa, mereka bisa berjualan dengan lega, harganya tidak terlalu tinggi," terangnya kepada TribunPontianak.co.id, Jumat 24 Maret 2023.

Tak hanya untuk menyemarakkan bulan suci ramadan saja, pembukaan pasar ini sekaligus dalam rangka menghidupkan kembali lokasi Letkol Sugiono Pontianak yang sudah lama mati karena tidak adanya kegiatan.

"Rencana Insyaallah habis lebaran kita akan bangun lagi kegiatan-kegiatan disini agar kawasan ini tetap hidup, agar lebih berkembang dan dikenal masyarakat luas," ungkapnya.

Selain itu, kedepan pihaknya menyampaikan akan bekerjasama dengan Borneo Craft membuat pelatian-pelatihan untuk masyarakat secara gratis seperti membuat ketupat, merajut, eco print dan lain sebagainya untuk menambah keterampilan pada masyarakat. (*)

Alasan Jokowi Larang PNS Buka Puasa Bersama Selama Ramadhan 2023

Cek berita terbaru terakit Ramadhan DISINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved