Ramadhan Kareem

BOLEHKAH Mengerjakan Shalat Tahajud Tanpa Tidur di Malam Ramadhan 1444 Hijriah

Shalat Tahajud merupakan Shalat Sunnah yang dikerjakan sesudah bangun tidur. Bagaimana jika ingin mengerjakan Shalat Tahajud tanpa tidur?

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK
Shalat Tahajud merupakan satu di antara amalan sunnah yang dianjurkan pada malam-malam Ramadhan 1444 Hijriah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Setiap Malam bulan Ramadhan memiliki keutamaan.

Ada banyak anjuran bagi setiap muslim untuk mengisi malam-malam Ramadhan dengan ibadah dan amalan sunnah.

Satu di antara ibadah malam Ramadhan yang punya keuataaman adalah Shalat Tahajud.

Shalat Tahajud merupakan Shalat Sunnah yang dikerjakan sesudah bangun tidur.

Bagaimana jika ingin mengerjakan Shalat Tahajud tanpa tidur.

Apakah Shalat Tarawih Bisa di Rumah Berjamaah Bersama Keluarga ? Bagaimana Niatnya ? Yuk Simak

Ada Pendapat ulama membolehkan sholat tahajud tanpa tidur terlebih dahulu seperti diungkap oleh Kitab Hasyiyah Ad Dasuqi.

Menurut kitab tersebut Shalat Tahajud adalah sholat sunnah bentuk apapun yang dikerjakan setelah Isya.

Shalat tahajjud hukumnya sunnah muakkad.

Sunnah muakkad adalah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Tiga Waktu Sepertiga Malam Shalat Tahajud

- Sepertiga Pertama, yaitu dari pukul 19.00 sampai pukul 22.00, ini saat utama.

- Sepertiga Kedua, yaitu dari pukul 22.00 sampai pukul 01.00, ini saat yang paling utama

- Sepertiga Ketiga, yaitu pukul 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh, ini adalah saat yang paling utama.

Pilihlah waktu sesuai dengan kemampuan untuk melaksanakan Shalat Tahajud dan manfaatkan hari Jumat sebagai hari Sayyidul Ayyam.

Bolehkah Mendirikan Shalat Tarawih 8 Rakaat dengan Dua Salam?

Niat Sholat Tahajud

صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya:

“Aku niat sholat sunah Tahajud dua rakaat menghadap kiblat karena Allah”

Rakaat Pertama disunnahkan setelah membaca surah Al-Fatiha membaca Surah An-Nas. Kemudian para rakaat kedua disunnahkan setelah surah Al-Fatiha membaca Surah Al-Ikhlas.

Doa Sholat Tahajud

Setelah menyelesaikan 2 rakaat sholat tahajud lalu bisa berdoa sebagai berikut:

اَللّ هُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اَللّ هُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu laka mulkus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta malikus samawaati wal ardhi, wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa-ukal haqqu, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wan nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqqun, was saa’atu haqqun, allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, antal muqaddimu, wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illa anta aw laa ilaaha ghairuka wa laa haula wa laa quwwata illa billahi.

Artinya:
“Ya Allah, milikmulah segala puji. Engkaulah penegak langit dan bumi serta apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, milik-Mu lah kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi , milik-Mu lah segala puji, Engkaulah yang benar dan janjimu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataanmu benar, surga-Mu itu benar ada, neraka itu benar ada, para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw itu benar, dan kiamat itu benar ada. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal, hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dengan-mu lah aku menghadapi musuh, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Maka ampunilah aku atas segala dosa yang telah aku lakukan dan yang mungkin akan aku lakukan, dosa yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Engkaulah yang Maha terdahulu dan Engkaulah yang Maha terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.” (*)

Simak Informasi Lengkap Seputar Ramadhan 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved