Ramadhan Kareem

3 Cara Shalat Tahajud di Rumah Jika Sudah Mengerjakan Tarawih dan Witir Berjamaah di Masjid

Nabi Muhamamah SAW memerintahkan untuk menjadikan sholat witir sebagai penutup sholat kita di malam hari.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Cara Shalat Tahajud di Bulan Ramadhan Setelah Ikut Shalat Tarawih dan Witir berjmaah bersama imam di Masjid. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan Ramadhan akan dijadikan setiap Muslim untuk berlomba dalam kebaikan.

Ramadhan juga dianggap sebagai momen untuk memohonan ampunan.

Sehingga merupakan hal umum jika ada banyak Muslim meningkatkan amal ibadahnya.

Satu di antaranya dengan memperbanyak amalan shalat sunnah.

Biasanya banyak orang Islam menunaikan ibadah shalat tarawih berjamaah lengkap dengan witir.

Puasa Tapi Tidak Shalat Tarawih Apa Hukumnya? Benarkah Pahalanya Ramadhan Jadi Sia-sia ?

Lalu bagaiamana caranya agar tetap shalat tarawih dan witir berjamaah di Masjid tapi tetap bisa mengerjakan Shalat Tahajud dan shalat malam lainya di rumah.

Nabi Muhamamah SAW memerintahkan untuk menjadikan sholat witir sebagai penutup sholat kita di malam hari.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

“Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari adalah shalat witir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Agar tetap bisa mengamalkan hadis itu, ada tiga cara Shalat malam setelah Tarawih :

Pertama, shalat Tarawih bersama Imam, kemudian saat memasuki witir kita memisahkan diri. Kemudian witir dilakukan saat Tahajud.

Ini boleh dikerjakan, namun kehilangan pahala yang sangat besar.

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah bersabda : 

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

“Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ia dicatat pahala mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh).” (HR. Tirmidzi, beliau mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Kedua, menggenapkan witir bersama Imam saat Tarawih.

Kemudian mengundurkan pelaksanaan sholat witir saat Shalat Tahajud.

BOLEHKAH Mengerjakan Shalat Tahajud Tanpa Tidur di Malam Ramadhan 1444 Hijriah

Di saat Imam salam di rakaat ke tiga witir, kita tidak ikut salam, tapi bangkit kembali menggenapkan satu rakaat.

Sehingga tidak teranggap sholat witir. Karena witir artinya raka’at yang ganjil.

Lalu Shalat witir kita undur, saat melaksanakan sholat Tahajud.

Ketiga, shalat Tarawih dan Witir bersama Imam. Kemudian saat sholat Tahajud, tidak melaksanakan witir kembali.

Ini boleh berdasarkan hadis dari Ibunda Aisyah di atas.

Tidak boleh witir kembali karena Nabi melarang adanya dua witir dalam satu malam.

لاَ وِتْرَانِ فِى لَيْلَةٍ

“Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud dan, An Nasa-i) (*)

Simak Informasi Lengkap Seputar Ramadhan 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved