Luka Pawai Obor

Penyebab Peserta Pawai Obor di Singkawang Menjadi Korban Saat Atraksi Sembur Api

"Atraksi sembur api bang, karena kondisi angin yang kurang bagus, saya pun pakai pertalite, jadi api yang seharusnya nyembur kedepan ini lari ke dagu

Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULFIKRI
Korban R(17) terbaring lemah di RSUD dr Abdul Aziz Singkawang pasca menjalani Operasi Debridement, Rabu 22 Maret 2023. Salah satu korban Y (17), menjelaskan luka bakar tersebut akibat atraksi sembur api yang gagal ia dan kedua temannya lakukan pada saat mengikuti pawai Obor dan Lentera Ramadhan 1444 H/2023 M Singkawang 2023 . 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sebanyak 3 Anggota Pencak silat Tapak Suci Singkawang alami luka bakar pada Paway Obor dan Lentera Ramadhan 1444 H/2023 M, Singkawang, Selasa 21 Maret 2023.

3 Korban luka bakar tersebut berinisial R (17), Y (17) dan D (13).

Salah satu dari 3 korban, Y (17) menjelaskan luka bakar tersebut akibat atraksi sembur api yang gagal ia dan kedua temannya lakukan pada saat mengikuti pawai Obor dan Lentera Ramadhan 1444 H/2023 M Singkawang 2023 .

"Atraksi sembur api bang, karena kondisi angin yang kurang bagus, saya pun pakai pertalite, jadi api yang seharusnya nyembur kedepan ini lari ke dagu sama telinga saya," ungkapnya saat ditemui Tribun Singkawang, Rabu 22 Maret 2023.

Ia juga menjelaskan kejadian tersebut terjadi jam 21.00 di jalan Jenderal Sudirman dan kejadian nya berurutan.

Korban Luka Bakar Pawai Obor dan Lentera Ramadan 1444 H/2023 M Singkawang Jalani Operasi

"Sekitaran jam 9 an bang, saya yang pertama kena bang, selanjutnya D dan R terakhir, palingan beda beberapa menit bang, R yang terparah," ucapnya.

Korban yang terluka parah, R(17) mengungkapkan pada saat kejadian ia mencoba memadamkan api diwajahnya menggunakan tangan dengan dibantu teman-teman yang lain.

"Berusaha madamin pake tangan dan kawan-kawan saya yang lain ikut membantu," paparnya.

"Pas udah apinya sudah mati disiram pake air bang, makanya jadi melepuh," tambahnya.

Akibat kejadian tersebut korban R mengalami luka bakar yang serius di seluruh wajahnya sampai dada bagian atas, D mengalami luka bakar setengah wajah bagian bawah Sementara Y dengan luka bakar di dagu dan telinga.

Dengan luka bakar yang parah R dan D harus menjalani Operasi Debridement di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang pada Rabu pagi 22 Maret 2023. Sementara Y hanya menjalani rawat jalan saja. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved