Festival Budaya Bugis Dongkrak Ekonomi UMKM
Dia menjelaskan, tujuan digelarnya festival budaya tersebut untuk mengenalkan kepada masyarakat luas akan pentingnya melestarikan budaya agar tidak hi
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Budaya merupakan salah satu cara hidup manusia yang kemudian berkembang dan dimiliki oleh seseorang atau sekelompok masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Budaya ini juga memiliki peranan penting dalam sektor sosial ekonomi.
Bahkan melalui festival budaya juga bisa membantu dalam peningkatan perekonomian, karena menghadirkan banyak orang. Seperti yang telah dilaksanakan Festival Budaya Bugis yang digelar oleh Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) Provinsi Kalimantan Barat.
Festival tersebut digelar di beberapa tempat mulai dari Kubu Raya, Kota Pontianak dan di Jungkat Kabupaten Mempawah.
Ketua FKOB Kalbar Ardiansyah mengatakan titik ke tiga festival Budaya Bugis tersebut berlangsung pada Jumat 24 Februari 2023.
Dia menjelaskan, tujuan digelarnya festival budaya tersebut untuk mengenalkan kepada masyarakat luas akan pentingnya melestarikan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
• Festival Wisata Budaya Bugis di Sungai Deras Kubu Raya Disambut Positif Masyarakat
"Festival budaya ini merupakan upaya kita untuk melestarikan budaya yang hampir punah," ujarnya, Minggu 26 Februari 2023.
Festival budaya itu pun mendapat respon positif dari Pemerintah Daerah seperti Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah. Bahkan agenda ini akan didorong untuk masuk event tetap kebudayaan di Mempawah.
Ia memaparkan ada banyak rangkaian kegiatan Festival Budaya Bugis. Mulai dari fashion show, tradisi saprahan Bugis, silat, tarian dan lainnya. Ia ingin tiap festival budaya Bugis melahirkan kekhasan yang baru.
"FKOB Kalbar setiap tahun bisa melaksanakan kegiatan Festival Budaya Bugis sampai lima kali setahun. Habis ini juga akan dilanjutkan di Singkawang dan beberapa titik di daerah lainnya," tukasnya..
Dongkrak Perekonomian UMKM
Sekda Provinsi Kalimantan Barat Harrison mengatakan gelaran Festival Budaya Bugis 2023 bisa menggali dan mengembangkan nilai dan keragamanan budaya. Bahkan kata dia, festival budaya itu juga sebagai ajang regenerasi estafet khususnya pengembangan budaya bugis. Selain itu, dari kegiatan ini juga bisa mendongkrak perekonomian utamanya pada sektor UMKM.
"Kebudayaan miliki nilai dasar yang penting dalam konteks membangun manusia, sebagai bina karakter hasil kreatifivitas dan menumbuhkan keterusan ide cemerlang perangkat serta kebudayaan," jelasnya.
Gelaran Festival Budaya Bugis 2023 ini sejalan dengan kebijakan misi pembangunan daerah. Yaitu menggali dan mengembangkan nilai dan keragaman budaya serta memanfaatkan kreativitas budaya sebagai jati diri dan daya tarik untuk kepentingan seni budaya wisata dan potensi strategis menarik lainnya.
"Festival Budaya Bugis ini digelar sebagai upaya mempertahankan tradisi budaya agar terjaga pada generasi penerus bangsa," ujarnya.
Ini juga kata dia menggambarkan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang wajib dipertahankan dari generasi. Ini juga bisa menjadi momentum untuk promosi budaya yang merupakan media untuk mengangkat tradisi dan membangkitkan kembali pelaku UMKM yang dipusatkan di lokasi acara ini. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu Gelar Gerakan Pangan Murah |
![]() |
---|
Sembang Pantun Pagar Budaya Semarakkan Bumi Galaherang Mempawah |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Imbau Mahasiswa hingga Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi |
![]() |
---|
Solidaritas untuk Affan, Mahasiswa Sintang Duduk Bersama Polisi Gelar Doa |
![]() |
---|
Panen Raya Jagung di Lahan Percontohan Polsek Jongkat Polisi & Petani Bersatu untuk Ketahanan Pangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.