Doa Kristen

Renungan Kristen Hari Ini Rabu 22 Februari 2023, Disiplin Ketekunan Rohani

Bacaan renungan Kristen hari ini Rabu 22 Februari 2023 hari ini mengajak jemaat untuk disiplin ketekunan rohani.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Bacaan renungan Kristen hari ini Rabu 22 Februari 2023 hari ini mengajak jemaat untuk disiplin ketekunan rohani. Bacaan renungan Kristen hari ini diambil dari Ayat Alkitab Mazmur 46:11. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bacaan renungan Kristen hari ini Rabu 22 Februari 2023 hari ini mengajak jemaat untuk disiplin ketekunan rohani.

Renungan hari ini menekankan perlunya ketekunan rohani untuk mengalahkan ketakutan dari bisikan daging atau si jahat.

Hal jahat ini ingin membuat kita takut bahwa andalan kita, Yesus Kristus, akan kalah.

Ketakutan bahwa hal-hal yang dilakukan oleh Tuhan kita tidak akan menang pada akhirnya.

Apa Bacaan Injil Hari Ini? Simak Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini Rabu 22 Februari 2023 

Bacaan renungan Kristen hari ini merupakan bagian dari catatan Khotbah Oswald Chambers yang berjudul Disiplin Ketekunan Rohani.

Bacaan renungan Kristen hari ini diambil dari Ayat Alkitab Mazmur 46:11.

Ayat Alkitab ini berbunyi “Tuhan semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub.”

Berikut bacaan renungan Kristen hari ini yang dirangkum tribunpontianak.co.id dari alkitab.mob, Senin 20 Februari 2023.

Ketekunan itu lebih daripada daya tahan.

Ketekunan adalah daya tahan yang didukung oleh keyakinan penuh dan kepastian bahwa hal yang kita cari akan terjadi atau diperoleh.

Ketekunan berarti lebih daripada sekadar bertahan terus, yang mungkin hanya akan menelanjangi ketakutan kita akan kehilangan pegangan dan jatuh.

Ketekunan adalah usaha kita yang sungguh bagi suatu penolakan untuk percaya bahwa andalan atau pahlawan kita Yesus Kristus akan ditaklukkan.

Karena, ketakutan kita terbesar bukanlah bahwa kita akan mendapat serangan kritikan, celaan atau kutukan dari dunia, melainkan bahwa entah bagaimana kita takut Yesus Kristus akan dikalahkan.

Kita takut bahwa hal-hal yang dilakukan oleh Tuhan kita (kasih, keadilan, pengampunan dan kebaikan di tengah-tengah dunia ini) tidak akan menang pada akhirnya, dan berarti bagi kita suatu bayangan bahwa tujuan/sasaran tidak akan dapat tercapai.

Akan tetapi, ada panggilan untuk ketekunan spiritual.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved