Kisah Pilu Pria India Lamar Kekasihnya di Indonesia, Ditolak Keluarga dan Berakhir di Kantor Polisi

Ia rela datang jauh-jauh dari India ke Indonesia tepatnya ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan tujuan bertemu sang kekasih.

Editor: Rizky Zulham
NET/ISTIMEWA
Ilustrasi. Kisah Pilu Pria India Lamar Kekasihnya di Indonesia, Ditolak Keluarga dan Berakhir di Kantor Polisi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kisah pilu seorang pria India yang menjalin asmara dengan seorang wanita di Indonesia.

Pria India itu belakangan diketahui bernama Asib Ali Bhore (32).

Ia rela datang jauh-jauh dari India ke Indonesia tepatnya ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan tujuan bertemu sang kekasih.

Tak hanya itu, kedatangnya juga bermaksud untuk melamar kekasihnya bernama Syarifah Khaerunnisa.

Diketahui Syarifah Khaerunnisa merupakan warga Watangrumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo.

Fakta Baru Honda Brio Kabur Usai Isi BBM di SPBU hingga Tabrak Pengendara Motor yang Videonya Viral

Mengutip Tribun-Timur.com, warga Lucknow India itu telah menjalin hubungan jarak jauh dengan Syarifah Khaerunnisa.

Hubungan mereka terhitung sudah berjalan kurang lebih satu tahun dengan kekasihnya.

Selama ini keduanya saling berkomunkiasi melalui aplikasi WhatsApp.

Selain itu, untuk menunjukkan keseriusannya, pria India itu juga pernah mengirimkan uang.

Uang yang dikirim kepada kekasihnya itu sebesar Rp 9 juta dengan maksud untuk melamar.

Setelah sampai di Indonesia, tepatnya di rumah Syarifah, bukannya disambut hangat.

Ali justru ditolak oleh keluarga perempuan.

Alasannya, Syarifah Khaerunnisa sudah dijodohkan dengan pria lain.

Kasat Intelkam Polres Wajo AKP Amdia membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Ya benar, WNA tersebut orang India dan tujuannya ke sini untuk melamar kekasihnya," ujarnya, Sabtu 18 Februari 2023.

Viral di Sosial Media, Polisi Sebut Berita Penculikan Anak di Desa Sungai Asam Berita Hoax

Ia mengatakan Ali sudah diamankan di Polres Wajo untuk dimintai keterangan

"Kami sudah amankan di Polres untuk dimintai keterangan lebih lanjut," tambahnya.

Saat pertemuan, pihak dari keluarga perempuan menolak lamaran.

Serta berencana ingin mengganti uang yang telah diberikan Ali kepada Nisa sebesar Rp 10 juta.

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved