Sekda Yusran Pastikan Berobat Gratis Dengan Hanya Miliki KTP Kubu Raya
Lebih rinci ia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengalokasikan bantuan sosial tidak terencana untuk warga yang kesusahan.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam meminta kepada seluruh pengurus RT dan RW untuk proaktif pantau warga kabupaten Kubu Raya, terutama warga sakit.
"Ajakan saya untuk pantau warga sakit itu agar segera warga yang sakit agar berobat ke Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kubu Raya," Kata Sekda Yusran saat menjadi narasumber pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas RT dan RW Kabupaten Kubu Raya di Hotel Dangau Kubu Raya, Kamis 16 Februari 2023
Yusran menuturkan saat ini di kabupaten Kubu Raya telah menggratiskan layanan kesehatan di seluruh Puskesmas di Kubu Raya oleh pemerintah kabupaten kubu raya sejak tahun 2019 lalu.
"Begitu juga dengan RSUD Kubu Raya yang telah menggratiskan layanan kesehatan mulai tahun ini, Ada atau tidak ada BPJS, yang penting punya KTP Kubu Raya, maka akan dilayani secara gratis."ungkap Sekda Kubu Raya
Lanjutnya, Jadi kalau ada warga kita yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas masih bayar, laporkan ke kami. Ini kebijakan bupati. Nah, tolong dipantau kalau ada warga kita yang sakit, jangan tunggu lagi segera difasilitasi untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas atau RSUD,” kata Sekda Kubu Raya tegas.
Baca juga: Polres Kubu Raya Imbau Warga Tak Takut Lapor Jika Adanya Kejadian Gangguan Kamtibmas
Tak hanya itu. Lebih jauh Yusran menjelaskan jika ada warga tidak mampu yang sakit dan harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi, maka pemerintah kabupaten juga siap membantu.
“Kalau Puskesmas dan RSUD Kubu Raya tidak mampu melayani dan pasien harus dirujuk, misalnya ke RSUD Sudarso atau bahkan sampai ke Jakarta, kalau memang ini warga tidak mampu, maka cepat usulkan bantuan sosial ke bupati,” ujarnya.
Lebih rinci ia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengalokasikan bantuan sosial tidak terencana untuk warga yang kesusahan.
Seperti mengalami musibah kebakaran, rumah hancur terkena puting beliung ataupun tertimpa pohon tumbang, atau yang mengalami sakit dan benar-benar tidak mampu.
“Silakan secepatnya diusulkan bantuan. Kita ada skema bantuan sosial tidak terencana untuk membantu warga tersebut,” terangnya.
Bahkan, lanjutnya, jika memang diperlukan BPJS, maka Dinas Kesehatan Kabupaten siap memfasilitasi.
“Kalau tidak bisa BPJS PBI nasional, kita ada alokasi untuk PBI daerah melalui dana APBD kita, bukan dari Kementerian Sosial,” sebutnya.
Karena itu, tidak ada alasan bagi warga Kubu Raya untuk khawatir terkait dengan biaya pengobatan. Ia pun meminta kepada seluruh Pengurus RT dan RW agar menyosialisasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang kesehatan tersebut kepada seluruh warga masyarakat.
“Nah, kita berharap bersama-sama kita bisa sosialisasikan ini ke warga kita dan terus memantau. Jangan sampai sudah viral di media sosial baru kita kebakaran jenggot. Usahakan sama-sama kita pantau warga kita kalau ada yang dapat musibah sakit secepatnya kita fasilitasi,” pungkasnya. (*)
• Kebakaran Rumah di Dusun Parit Seribu Kubu Raya, Polisi Duga Akibat Korsleting Listrik
Cek berita dan artikel Terbaru Kubu Raya Menanjak DISINI
Wabup Sukiryanto pimpim Gertam Cabai di Desa Pal IX |
![]() |
---|
Tanggapi Kritik DPRD KKR, Sujiwo: Kritik Seharusnya Disertai Data dan Fakta |
![]() |
---|
Raker IWAPI Kubu Raya 2025 Bahas Program Unggulan dan Perkuat Organisasi |
![]() |
---|
CUACA Kalbar Hari Ini di 14 Daerah! Waspada Kayong Utara Udara Kabur, Pontianak Cerah di Siang |
![]() |
---|
Polda Kalbar Ungkap 9 Kasus Narkoba, Sita 86,189 Kg Sabu dan 54,801 Ribu Ekstasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.