Siapa Ganda Putra Nomor 1 Indonesia? Bukan Lagi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya

Mereka meraihnya setelah meraih hasil positif sepanjang 2022 dengan menembus delapan final dari 14 turnamen yang mereka ikuti.

Warta Kota/Alex Suban
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon (kedua dari kanan) peraih medali emas, dan rekan senegaranya, pasangan Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto peraih medali perak, menghormat bendera setelah pertandingan babak final ganda putra Bulu Tangkis Asian Games ke-18 tahun 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 28 Agustus 2018. Aryono Miranat bicara soal ganda Putra Indonesia 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Label Ganda Putra nomor 1 Indonesia yang sempat lama dipegang Minions julukan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo nampaknya kini tak lagi relevan.

Turunnya performa dan lamanya absen di BWF World Tour tentu jadi penyebab.

Terlebih Marcus Fernaldi Gideon sempat mengalami cedera yang cukup menelan waktu.

Sehingga peringkat 1 Ganda Putra Indonesia pun kini berpindah.

Namun demikian, regenerasi disektor Ganda Putra Indonesia terus berjalan dengan baik.

Buktinya, pasangan Fajri julukan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto telah menjadi Ganda Putra nomor satu dunia sejak 27 Desember 2022.

Baca juga: 7 Negara Dengan Full Skuad di Badminton Asia Mixed Team Championships, Tuan Rumah Tak Mau Kalah!

Mereka meraihnya setelah meraih hasil positif sepanjang 2022 dengan menembus delapan final dari 14 turnamen yang mereka ikuti.

Dari delapan final tersebut, Fajri memenangi empat diantaranya yakni Swiss Open, Indonesia Masters, Malaysia Masters, dan Denmark Open 2022.

Sementara itu, pada Korea Open, Malaysia Open, dan Singapore Open, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi runner-up.

Asisten pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat pun seolah menegaskan jika Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto adalah Ganda Putra nomor wahid Indonesia sekarang.

Namun demikian, Aryono Miranat meminta agar Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus latihan keras lagi dan tak terlena dengan pencapaian yang ada.

"Peringkat pertama bukan berarti tidak bisa turun peringkatnya, tergantung performa mereka di pertandingan. Saat ini, poin mereka hampir 90 ribu, di bawah mereka poinnya 83 atau 84 ribu.

Kalau mereka tidak bisa menjaga performa otomatis mereka kalah," kata Aryono Miranat di Pelatnas Cipayung, Jakarta dilansir dari Bolasport.com.

Baca juga: Apa Hubungan Badminton Asia Mixed Team Championships dan Sudirman Cup?

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (kiri) dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (kanan) saat berpose di podium Singapore Open, Minggu 17 Juli 2022. Aryono Miranat bicara soal Ganda Putra Indonesia
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (kiri) dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (kanan) saat berpose di podium Singapore Open, Minggu 17 Juli 2022. Aryono Miranat bicara soal Ganda Putra Indonesia (Badminton Indonesia)

Seperti pencapaian ditahun 2023 ini, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil menjuarai Malaysia Open yang memiliki level Super 1000.

Namun langkah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus terhenti pada semifinal India Open 2023 dan 8 Besar Indonesia Masters.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved