Khazanah Islam
Defenisi Rukun Iman Ketiga Percaya Pada Kitab Allah SWT
Ada sejumlah kitab Allah SWT yang disebutkan di dalam Alquran dan hadis nabi. Sebagian disebut dengan kitab, sebagian lainnya disebut suhuf.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Percaya kitab Allah SWT merupakan bagian dari rukun Iman.
Jika tidak percaya dengan kitab Allah itu berarti keluar dari syariat agama.
Setiap Muslim wajib percaya dan menjalankan seluruh perintah Allah SWT yang tersirat dalam kitab suci Alquran.
Ada sejumlah kitab Allah SWT yang disebutkan di dalam Alquran dan hadis nabi.
Sebagian disebut dengan kitab, sebagian lainnya disebut suhuf.
• Tata Cara Membuat Wasiat Sebelum Meninggal Dunia dalam Hukum Islam
Kitab adalah wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul yang dibukukan dalam satu kumpulan utuh menjadi kumpulan wahyu.
Sementara suhuf adalah wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul tapi masih berbentuk lembaran-lembaran yang terpisah.
Kitab Allah yang disebutkan dalam Alquran dan hadis adalah Taurat, Zabur, Injil, dan Alquran.
Adapun yang dimaksud dengan iman kepada kitab Allah SWT adalah membenarkan bahwa Allah SWT mempunyai kitab-kitab yang diturunkan kepada para rasul-Nya.
Kitab-kitab itu merupakan kalam Allah SWT yang berfungsi sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia.
Semua kandungannya merupakan kebenaran yang wajib diikuti dan dilaksanakan.
• Arti Binatang yang Haram Lidzatihi Jenis Makanan yang Tak Boleh Dikonsumi seorang Muslim
Setiap muslim wajib beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah SWT kepada para rasul-Nya, baik secara secara ijmali (global) maupun tafsili (terperinci).
Iman secara ijmali artinya meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab kepada para rasul-Nya tanpa harus mengetahui nama kitab dan rasul penerimanya.
Sedangkan iman secara tafsili adalah mengimani penjelasan Alquran dan hadis yang menyebutkan kitab-kitab Allah SWT secara terperinci seperti namanya, nama rasul penerima, dan lain sebagainya.
Dengan demikian, seorang muslim wajib beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah SWT baik kitab Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW,
maupun kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi dan rasul terdahulu.
Beriman kepada kitab Alquran berarti meyakini bahwa Alquran adalah kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW
melalui perantara Malaikat Jibril yang disampaikan secara mutawatir (bersambung) dan berpahala bagi orang yang membacanya.
Sedangkan beriman kepada kitab terdahulu berarti meyakini kebenaran semua kitab yang telah diwahyukan oleh Allah Swt kepada para rasul terdahulu.
Iman kepada kitab terdahulu bukan berarti meyakini semua isi kandungan yang terdapat di dalamnya.
Akan tetapi yang dimaksud dengan beriman kepada kitab terdahulu adalah hanya meyakini isi kandungan yang sesuai dengan Alquran saja.
Meskipun demikian kandungan yang tidak sesuai dengan Alquran tidak berarti salah.
Kandungan itu tetap benar, tapi hanya berlaku pada zamannya saja dan sudah dihapus dengan diturunkannya Alquran. (*)
Disclaimer : Seluruh teks dan kutipan merupakan dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas 8 yang diterbitkan oleh Kemendikbudristek Tahun 2021.
Simak Berita terkait Khazanah Islam Tribun Pontianak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Iman-secara-ijmali-artinya-meyakini-bahwa-Allah-SWT.jpg)