Singkawang Perlu Prioritaskan Penanggulangan Kegawatdaruratan Tiap Memasuki Hari Besar

Setiap tahunnya singkawang selalu dipenuhi oleh pengujung baik itu pada hari besar seperti Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, Imlek dan Cap Go Meh. Tak ja

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Faiz Iqbal Maulid
dok. Egidius Umbu Ndeta
Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak Bidang Organisasi DPD PPNI, Egidius Umbu Ndeta. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kota Singkawang merupakan Kota tujuan wisata yang ada di Kalimantan Barat.

Setiap tahunnya singkawang selalu dipenuhi oleh pengujung baik itu pada hari besar seperti Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, Imlek dan Cap Go Meh. Tak jarang juga hari libur biasa singkawang di datangi wisatawan.

Dengan tingkat wisatawan yang ramai tentunya berdampak baik pada ekonomi masyarakat kota singkawang terutama sektor wisata, namun sering kali pada aspek kesehatan kurang menjadi prioritas padahal masalah kegawatdaruratan dapat saja terjadi saat berwisata.

Kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan dapat menyerang siapa saja dan ini tentunya harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah kota singkawang dalam menyediakan tempat wisata yang siap dalam antisipasi kegawatdaruratan.

Liburan tahun baru di pasir panjang Januari 2023 sempat di warnai dengan seorang anak yang nyaris tenggelam, beruntung aksi heroik dari brimob yang sedang bertugas di lapangan segera memberikan pertolongan sehingga korban segera di selamatkan.

Sumastro Targetkan Masjid Agung Singkawang Rampung 2023, Tjhai Chui Mie Jadi Ketua Pembangunan

Beberapa kasus juga pernah terjadi ditahun tahun sebelumnya seperti pengunjung yang tenggelam di kolam renang, henti jantung di penginapan yang tidak terliput oleh media. Dan ini harusnya menjadi warning pada pemerintah kota singkawang dalam memprioritaskan aspek penanganan kegawatdaruratan.

Bukanlah hal yang baru tentang EMS emergency medical service atau SPGDT sistem penanggulangan gawatdarurat terpadu di Indonesia bagian lain. Akan menjadi semakin terwujud SINGKAWANG HEBAT jika kemudian tersedia layanan kegawatdaruratan yang baik di kota singkawang.

Layanan penanggulangan kegawatdaruratan ini bukan hanya berlaku pada tempat wisata saja, akan tetapi sampai pada penginapan yang ada di kota singkawang. Hotel hotel yang ada seharusnya juga turut ambil bagian dalam antisipasi kegawatdaruratan.

Beberapa kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi di tempat wisata seperti tenggelam, sesak napas, luka trauma dan komplikasinya bisa saja menyebabkan penurunan kesadaran yang berdampak pada henti napas dan henti jantung. Untuk itu perlu adanya tim kesehatan dan fasilitas rujukan yang tersedia jika korban diperlukan penanganan lebih lanjut.

Minimal diupayakan para pekerja termasuk security dilatih tentang bagaimana memberikan bantuan hidup dasar pada korban yang memerlukan bantuan karena waktu tunggu untuk korban henti jantung kurang dari 10 menit dan "everyone can save a life".

Selanjutnya dari aspek layanan kesehatan seperti klinik, puskesmas dan rumah sakit juga ikut menyiapkan layanan pre hospital untuk penanggulangan kegawatdaruratan. Upaya penanggulangan kegawatdaruratan dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kematian dan kecatatan.

Jumat Curhat, Ini Keluhan yang Disampaikan Warga kepada Kapolsek Singkawang Barat

Beberapa hal yang harus disiapkan oleh para wisatawan :

1. Kesehatan Jasmani

Jangan paksakan berwisata jika kondisi anda sedang tidak sehat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved