Berita Video

Prank Polisi Lapor Suaminya Hilang hingga Kebohongan Datu Terbongkar, Berikut Penjelasan Kapolsek

Pasangan kekasih ini hanya tertunduk malu saat diminta polisi menyampaikan klarifikasi.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MAKASSAR -  Setelah membuat laporan kepolisian suaminya hilang, sepasang kekasih di Makassar, Sulawesi Selatan meminta maaf kepada publik atas kebohongannya.

Faktanya, laki-laki yang disebutnya suami hanyalah pacar yang kabur setelah dianiaya.

Keduanya diketahui bernama Datu Berusia 30 Tahun dan Hagai Situruk Berusia 31 Tahun

Pasangan kekasih ini hanya tertunduk malu saat diminta polisi menyampaikan klarifikasi.

Kebohongan ini bermula dari laporan Datu ke Polsek Biringkanaya pada akhir Desember lalu.

Dalam laporannya, ia menyebut Hagai Situruk telah menghilang.

Penemuan Orang Hilang di Sungai Aare Bisa Seminggu, Polisi Sulit Lakukan Pencairan Anak Ridwan Kamil

Namun, Datu menyebut Hagai adalah suami sahnya, bukan sebagai pacar.

Laporan yang dibuat Datu sempat viral karena direspons candaan oleh polisi.

Kapolsek Biringkanaya bahkan sampai turun tangan dan meminta maaf atas sikap anggotanya.

Namun, apa yang terjadi selanjutnya benar-benar di luar dugaan. Polisi menemukan Hagai Situruk di rumah keluarganya sendiri.

Saat dimintai keterangan, Hagai mengaku hanya berstatus pacaran dengan Datu.

Lantaran informasi yang diterima berbeda, polisi akhirnya mempertemukan Hagai dan Datu di Polda Sulawesi Selatan.

Dari sinilah kebohongan Datu terbongkar.

Ia mengakui bahwa Hagai bukanlah suaminya, melainkan masih berstatus pacar.

Bukan hanya itu, Datu juga memalsukan sejumlah dokumen agar dikira sudah menikah dengan Hagai.

Polsek Sengah Temila Bersama BPBD Landak Masih Melakukan Pencarian Orang Hilang

Di hadapan polisi, ia mengaku sebenarnya hanya ditinggal pergi sang pacar.

Hal ini dipicu hubungan asmara keduanya sudah tidak harmonis.

Hagai mengatakan, dirinya sengaja meninggalkan Datu karena sering mendapat perlakuan kasar.

"Datu suka marah dan suka memukul. Saya tidak pernah melawan, jadi saya pergi saja," kata Hagai.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved