Khazanah Islam
Bagaimana Tata Cara Pembagian Daging Akikah dalam Islam?
Secara syariat, makna akikah adalah menyembelih kambing/domba sebagai tanda syukur kepada Allah atas lahirnya anak,baik laki-laki atau perempuan.
Mayoritas ulama sepakat bahwa hewan yang digunakan untuk akikah adalah kambing/domba.
Hewan untuk anak laki-laki sebanyak 2 ekor kambing/domba dan untuk anak perempuan satu ekor kambing/ domba.
Adapun syarat kambing/domba akikah, yaitu sebagai berikut.
1. Kambing/domba itu harus dalam keadaan sehat, tidak kurus, dan tidak cacat.
2. Kambing/domba itu sudah berumur satu tahun lebih (sudah pernah berganti gigi).
c. Pembagian Daging Akikah
Ketentuan pembagian daging akikah berbeda dengan pembagian daging kurban. Dalam hal ini, daging akikah diberikan dalam kondisi yang sudah dimasak.
Orang tua anak boleh memakannya, menghadiahkan sebagian dagingnya kepada sahabat-sahabatnya, dan menyedekahkan sebagian lagi kepada kaum muslimin.
Boleh juga mengundang kerabat dan tetangga untuk menyantapnya, serta boleh juga disedekahkan semuanya.
Hikmah Pelaksanaan Akikah
Pelaksanakan akikah mengandung banyak hikmah, di antaranya adalah seperti berikut ini.
1. Menghidupkan sunah.
2. Membebaskan anak dari ketergadaian.
3. Ibadah akikah mengandung unsur perlindungan dari setan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu.
Dengan demikian anak yang telah ditunaikan akikahnya dengan rida dan pertolongan Allah SWT akan lebih terlindungi dari gangguan setan yang sering mengganggu anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Akikah-adalah-menyembelih-kambing.jpg)