Ketua KPU Kota Pontianak Tegaskan Tak Pernah Mendapatkan Intimidasi dari KPU Pusat

“Jadi memang pada saat Konsolnas itu memang betul bahwa KPU RI, Pak Idham pimpinan kami itu memang menyampaikan bahwa kita harus tegak lurus. Tetapi m

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Ketua KPU Kota Pontianak, Deni Nuliadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak tak pernah dapatkan intimidasi dari KPU Pusat perihal dugaan manipulasi, ataupun pelanggaran verifikasi faktual partai politik seperti informasi yang saat ini tengah beredar.

Untuk diketahui, sebelumnya beredar isu dugaan Intimidasi terhadap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang dilakukan oleh KPU Pusat terkait dengan pelanggaran proses pemilu 2024.

Dimana komisioner KPUD, diduga mendapat ancaman dari Komisioner KPU Pusat, dalam rapat konsolidasi Nasional (Konsolnas) KPU dengan KPUD seluruh Indonesia di Ancol, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menanggapi isu yang beredar tersebut, Ketua KPU Kota Pontianak, Deni Nuliadi mengaku selama ini tak pernah mendapatkan intimidasi dari KPU pusat.

Menurut penuturan Deni, sejak dimulainya proses tahapan pemilu 2024. Semua berjalan seperti pada umumnya.

“Jadi memang pada saat Konsolnas itu memang betul bahwa KPU RI, Pak Idham pimpinan kami itu memang menyampaikan bahwa kita harus tegak lurus. Tetapi memang betul yang diminta untuk tegak lurus itu terhadap aturan-aturan yang sudah disampaikan oleh KPU RI,” ujarnya, Rabu 21 Desember 2022.

Tahapan Pemilu 2024 Pemutakhiran Data di KPU Hingga Juni 2023, Apa Itu Pemutakhiran Data Pemilih?

“Kami sendiri di KPU Pontianak tidak pernah merasa ada diintimidasi. Jadi biasa-biasa saja, layaknya pemilu yang lalu-lalu proses verifikasi faktual partai politik, pada peserta pemilu,” timpalnya.

Menyoal konsolnas yang dilakukan oleh KPU beberapa waktu lalu. Menurut Deni, konsolnas tersebut dilaksanakan dalam rangka konsolidasi internal KPU yang turut menyertakan KPU kabupaten/kota.

Kata dia, konsolnas tersebut juga lebih membahas koordinasi-koordinasi terkait tahapan yang sedang berlangsung dan tahapan yang akan dihadapi kedepannya.

“Justru suasananya enjoy (konsolnas) ada beberapa hiburan, setelah kita stres capek melaksanakan pekerjaan verifikasi beberapa bulan. Justru kita dihibur. Saya pribadi dan KPU Kota Pontianak tidak pernah merasa ada tekanan-tekanan pada rapat konsolnas kemarin,” imbuhnya.

Dirinyapun cukup terkejut mendengar kabar terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oleh KPU Pusat pada saat konsolnas tersebut.

Daftar Parpol Peserta Pemilu Lolos Verifikasi KPU, Dilengkapi Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024!

Dia menilai, kemungkinan yang melapor salah tangkap maksud terkait dengan apa yang disampaikan oleh pimpinan KPU pada saat konsolnas berlangsung. Pasalnya, jika di logikakan ada sekitar 6000 orang yang hadir dalam konsolnas tersebut.

“Bisa jadi salah pemahaman, salah penafsiran. Tapi memang pada saat itu kondisi konsolnas ramai, ada 6000 an peserta yang hadir pada saat konsolnas itu. Saya tidak paham juga kok bisa menanggap hal seperti itu,” jelasnya.

Terpisah, memberikan tanggapannya terkait isu dugaan intimidasi KPU pusat terhadap KPUD.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved