Sekda Harisson Minta Daerah Perhatikan Stok dan Distribusi Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

Ia juga berpesan kepada TPID kabupaten kota untuk benar-benar memperhatikan stok dan distribusi bahan-bahan kebutuhan pokok

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
dr Harrison Sekretaris Daerah Kalbar, ketika diwawancarai wartawan paska menghadiri peringatan hari jadi IAIN Pontianak ke- 53 dan pembukaan PBAK 2022. Pontianak, Kalimantan Barat. Senin, 29 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, inflasi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindarkan. Karena kebutuhan dan permintaan pasar yang akan meningkat jelang natal dan tahun baru.

Hal itu disampaikan olej Ketua Tim Pengendali Inflasi (TPID) Provinsi Kalbar Harisson.

Ia juga berpesan kepada TPID kabupaten kota untuk benar-benar memperhatikan stok dan distribusi bahan-bahan kebutuhan pokok sehingga inflasi tidak terlalu tinggi.

“Jelang natal dan tahun baru kita berharap kenaikan inflasi tidak terlalu tinggi,” ujar Harisson, Rabu 14 Desember 2022.

Jelang Nataru, Pemprov Berupaya Kendalikan Inflasi Kalbar Dibawah 6 Persen

Harisson juga mengatakan untuk daerah yang kekurangan ternak babi jelang natal dan baru, mereka dapat berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi maupun kabupaten kota untuk menjaga stok.

“Kita juga bisa mengimpor dari daerah lain, akan tetapi harus langsung dipotong tidak boleh diternakkan lagi. Ketika babi ini datang harus langsung di potong,” pungkasnya. (*)

Gelar Pasar Murah, Bupati Erlina: Langkah Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved