Info Stimulus
Bansos yang Tidak Terdaftar di APBN 2023, Program Kewirausahawan Sosial Jadi Pengganti BLT UMKM
Diketahui bahwa Kemnaker mencairkan BSU hanya sampai Desember, Hal yang sama juga dilakukan oleh Kemensos terkait pencairan BLT BBM, PKH dan BPNT.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Peggy Dania
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Pemerintah telah menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2023 (APBN 2023), Berkaitan dengan anggaran untuk Bantuan Sosial (Bansos) ditahun 2023 sebagai program reguler yang disalurkan melalui pendataan Kemensos atau Kemnaker.
Diketahui bahwa Kemnaker mencairkan BSU hanya sampai Desember, Hal yang sama juga dilakukan oleh Kemensos terkait pencairan BLT BBM, PKH dan BPNT.
Selanjutnya berdasarkan informasi terkait dana Bansos yang bewrsumber dari APBN pada tahun 2023, Beberapa diantaranya akan dicoret oleh pemerintah setelah diumumkannya anggaran belanja atau APBN 2023 yang ditaksir akan meningkat karena ada kekhawatiran terkait ancaman resesi global di tahun depan.
• Program PKH dan BPNT 2023 Dicoret dan Diganti Program Kewirausahaan Sosial, PKH Lansia Dihapus!
Pada tahun 2023 mendatang beberapa Bansos yang diperuntukan kepada masyarakat selama penangan Pandemi kemungkinan akan ditiadakan dan diganti oleh program baru sebagaimana kondisi normal.
Pasalnya Bansos secara berkelanjutan yang diberikan kepada masyarakat hanya melalui data terpadu kesejahteraan sosial yang secara khusus hanya untuk masyarakat miskin dan rentan miskin.
Ketentuan tersebut tidak termasuk dengan beberapa Bansos yang hanya disalurkan pada saat kondisi tertentu misalnya pandemi atau inflasi.
Tribunpontianak mengutip beberapa informasi dari tayanganh YouTube PKH Reportase mengenai beberapa Bansos atau program kemensos serta Kemnaker yang tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2023 yang telah diketok palu.
• Kalender 2023 Lengkap Skema Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2023
Pada tayangan siaran YouTube tersebut diumumkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan bahwa APBN Indonesia tahun 2023 meningkat dari tahun 2022.
Menurut Menkeu Sri Mulyani, ada anggaran sekitar Rp476 triliun yang disiapkan oleh pemerintah dalam rangka perlindungan sosial atau pemberian bansos 2023.
Berdasarkan informasi tersebut nominal anggaran Rp 476 triliun nantinya akan dibagi ke alokasi Bansos ditahun 2023.
Dengan rincian tersebut maka jumlah anggaran hanya akan dibagi ke beberapa jenis Bansos berkelanjutan sebagaimana yang dirincikan sebagai berikut:
1. Bansos Program Keluarga Harapan atau PKH bagi 10 juta KPM dari Kemensos.
2. Program BPNT yang akan ditujukan kepada sekitar 18,8 juta KPM
3. Kemenkes dalam bentuk iuran 96,8 juta peserta PBI JKN
4. Kemendikbudristek menyalurkan progam Kartu Indonesia Pintar (KIP) bgai 17,9 juta siswa serta KIP kuliah bagi 908,9 ribu mahasiswa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Menteri-Keuangan-Sri-Mulyani-2022.jpg)