Kabar Artis

Demi Mengurangi Kemacetan, Begini Sistem Keamanan Para Tamu di Pernikahan Kaesang-Erina

Diketahui sebagai anak nomor satu di Indonesia, pernikahan Kaesang dan Erina Gundono ini mengundang 6000 tamu.

TRIBUNPONTIANAK- INSTAGRAM
Jokowi mengungkapkan pujiannya dan kesannya tentang bagaimana sosok Erina di matanya. 

“Intinya kita nggak mau merepotkan tamu yang kita undang.

Kita didatangi tamu undangan bisa rawuh aja sudah seneng,” ujar Gibran.

2 Larangan yang Wajib di Patuhi untuk Hadir di Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Sementara itu terkait peraturan yang lain, rupanya para tamu yang hadir tak dibolehkan membawa kendaraan pribadi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Al Qudussy mengungkapkan, pihak penyelenggara sudah menyiapkan 15 kantong parkir untuk para tamu undangan.

Nantinya para tamu undangan akan diangkut menggunakan transportasi umum menuju Pura Mangkunegaran.

Kendaraan yang disiapkan berupa bus, becak, dan andong.

“Untuk becak dan andong jumlahnya masih didata,"

"Sedangkan untuk shuttle bus ada sebanyak 220 unit,” ungkap Iqbal.

Tamu yang ada di 12 hotel akan diangkut menggunakan bus.

Sedangkan tamu yang memarkirkan kendaraannya di 15 kantong parkir yang sudah disediakan, akan diangkut menggunakan andong dan becak.

15 kantong parkir yang disiapkan ada di halaman Puro Mangkunegaran, PTPN, Aspol Beskalan, SD Beskalan, halaman Pengadilan Negeri, Museum Radya Pustaka, halaman belakang Hotel Novotel, halaman Galabo, dan halaman Bank Indonesia.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan.

Dan para tamu juga dilarang mengenakan batik motif parang atau lereng.

Intip Tugas Raffi Ahmad dan Irfan Hakim di Pernikahan Erina Gudono dan Kaesang Pangarep

Diketahui dalam lingkungan Puro Mangkunegaran pada masa tertentu, ada motif batik larangan yang tak boleh dipakai oleh orang biasa.

Gibran pun sudah mengumumkan hal tersebut saat hadir di tasyakuran Kaesang dan Erina.

“Untuk masuk Pura Mangkunegaran nggak boleh pakai batik parang atau lereng,” ujar Gibran.

Berdasarkan adat mangkunegaran, batik motif parang memang hanya boleh dikenakan oleh keluarga keraton. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved