Pemkab Kubu Raya Apresiasi Kiprah Akademi Paradigta

“Terima kasih atas atensi dan kiprah Akademi Paradigta yang turut membangun dan menyejahterakan masyarakat Kubu Raya ini,” ucapnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Prokopim Kubu Raya
Sekda Kubu Raya Yusran Anizam memberikan sambutannya mewakili Pemkab Kubu Raya pada kegiatan Musyawarah Pembentukan Forum Alumni dan Pengurus Alumni Akademi Paradigta Tingkat Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (2/12/2022) di aula kantor Bupati Kubu Raya.(Prokopim Kubu Raya) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi keberadaan kiprah Akademi Paradigta Kubu Raya, terutama mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia serta pembangunan di bidang sosial ekonomi.

Hal ini disampaikanSekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam saat menghadiri Musyawarah Pembentukan Forum Alumni dan Pengurus Alumni Akademi Paradigta Tingkat Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, pada Jumat 2 Desember 2022.

Dalam sambutannya, Sekda Yusran menyampaikan apresiasinya atas kiprah Akademi Paradigta Kubu Raya dalam proses pembangunan daerah.

Menurutnya, Akademi Paradigta telah memberikan banyak kontribusi di berbagai sektor, termasuk dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia serta pembangunan di bidang sosial ekonomi.

Baca juga: Kemenag Kalbar tetapkan Desa Rasau Jaya I Kubu Raya Jadi Desa Sadar Kerukunan

EO Pastikan Konser Dewa 19 di Kubu Raya Kalbar Ditunda, Tawarkan Dua Opsi

“Apa yang dilakukan oleh alumni-alumni Akademi Paradigta ini sudah tidak diragukan lagi. Banyak sekali agenda dan buah karyanya yang memberikan semacam bola salju bagi kemajuan di berbagai sektor lainnya. Apresiasi untuk semangat Akademi Paradigta yang memberikan kontribusi karya-karya terbaik dari para alumninya,” ucapnya.

Yusran mengungkapkan Akademi Paradigta di Kabupaten Kubu Raya telah melakukan pendidikan terstruktur bagi kader perempuan desa di wilayah perdesaan. Dengan pendidikan tersebut, para perempuan di desa dapat terlibat aktif pada proses pembangunan desa dan wilayahnya.

Ia menerangkan sejak tahun 2016 hingga 2021, Akademi Paradigta Kubu Raya telah meluluskan 1.287 akademia dari 62 desa di 9 kecamatan.
“Bagaimana perempuan ini menjadi tulang punggung penyemangat yang harus berada terdepan. Bahkan dalam agama disebutkan bahwa perempuan ini sebagai tiang negara. Harus kokoh memberikan dukungan bagi semua elemen di semua sektor. Bagaimana pembangunan di sektor-sektor lainnya banyak digerakkan dari buah karya alumni Akademi Paradigta,” jelasnya.

Yusran menuturkan Akademi Paradigta punya kontribusi signifikan dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kubu Raya. Di mana untuk tingkat Kalimantan Barat di kategori kabupaten, Kubu Raya menempati peringkat tertinggi dalam hal IPM.

“Di Kubu Raya, semangat pendidikan ini disemangati oleh ibu-ibu Akademi Paradigta. Semangat belajar ada di kaum ibu Paradigta dengan membuktikan bahwa usia bukan menjadi masalah,” ujarnya.

Begitu pula, lanjut Yusran, di bidang sosial ekonomi. Di mana Kabupaten Kubu Raya selama ini selalu berada di papan atas dalam hal pertumbuhan ekonomi, yakni di atas rata-rata provinsi bahkan nasional.

“Di tengah pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi nasional, Kubu Raya bisa menurunkan angka kemiskinan. Sekarang Kubu Raya di urutan pertama se-Kalimantan Barat yang angka kemiskinannya terendah. Ini tentu tidak terlepas dari sumbangsih ibu-ibu Akademi Paradigta,” sebutnya.

Yusran menegaskan sinergi birokrasi bersama PKK dan Akademi Paradigta serta elemen lainnya sukses mencapai hasil yang diharapkan.

“Terima kasih atas atensi dan kiprah Akademi Paradigta yang turut membangun dan menyejahterakan masyarakat Kubu Raya ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, Akademi Paradigta merupakan salah satu program yang dikembangkan Lembaga Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang bekerja sama dengan Pemerintah Australia dan Kementerian Desa Dan Pengembangan Daerah Tertinggal. Akademi Paradigta dibentuk dengan tujuan untuk menyedikan ruang pembelajaran bagi perempuan dengan harapan setelah lulus akan mampu mengembangkan potensi kepemimpinan perempuan supaya dapat terlibat aktif dalam proses pemberdayaan di wilayahnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved