Kemenag Kalbar tetapkan Desa Rasau Jaya I Kubu Raya Jadi Desa Sadar Kerukunan

Wakil Bupati Sujiwo SE menuturkan sudah sangat tepat jika Rasau Jaya I ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan atau Desa Toleransi

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Prokopim Kubu Raya
Wabup Kubu Raya Sujiwo SE dampingi Kakanwil Kemenag Prov Kalbar dalam pencanangan Desa Rasau Jaya I sebagai Desa Sadar Kerukunan pada Kamis 1 Desember 2022 di kantor Camat Rasau Jaya.(Prokopim Kubu Raya) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA  - Desa Rasau Jaya I kecamatan Rasau Jaya dicanangkan sebagai desa Sadar Kerukunan oleh kanwil Kementerian Agama provinsi Kalbar pada Kamis 1 Desember 2022.

Dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo SE saat acara peluncuran Desa Rasau Jaya I, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, sebagai Desa Sadar Kerukunan di Kantor Camat Rasau Jaya.

Pencanangan Desa Sadar Kerukunan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya.

Di resmikannya Desa Rasau Jaya I sebagai Desa Sadar Kerukunan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat Muhajirin Yanis dengan disaksikan Wakil Bupati Sujiwo dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kubu Raya serta sejumlah tokoh agama.

Baca juga: Kolonel Prasetiya Halim Gantikan Marsma Deni Hasolon Jabat Danlanud Supadio

Konser Dewa 19 di Kubu Raya Ditunda, Baladewa Kecewa Hingga Pilih Refund Tiket

Wakil Bupati Sujiwo SE menuturkan sudah sangat tepat jika Rasau Jaya I ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan atau Desa Toleransi oleh Kanwil Kementerian Agama Prov Kalbar.

"Sebab selama ini di Rasau Jaya I tidak pernah terjadi konflik baik antaragama maupun antaretnis meskipun masyarakat Rasau Jaya I heterogen." Katanya pada Jumat 2 November 2022 pada Tribun Pontianak

Lanjutnya, “Masyarakat di sini saling mengunjungi. Ketika umat Kristen merayakan Natal, umat muslim mengunjungi. Begitu juga sebaliknya. Bahkan ketika meninggal dunia pun, masyarakat Rasau Jaya masih menunjukkan toleransinya. Kawasan pemakaman antara muslim dan nonmuslim saling bersebelahan,” ujar Sujiwo.

Dan Wabup Sujiwo mengatakan semangat toleransi sebagaimana di Desa Rasau Jaya I harus dibangun di desa-desa lainnya. Karena ketika desa membangun kerukunan, maka kerukunan itu akan terus kokoh dan ketika desa-desa terus membangun kerukunan, maka akan dipastikan kecamatan terkait juga akan kokoh.

“Ini sangat tepat, semangat ini bisa ditransformasi ke desa-desa lainnya. Kabupaten Kubu Raya juga sudah layak untuk dinyatakan kabupaten yang harmoni, karena di Kubu Raya ini sangat heterogen,” kata Sujiwo.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat Muhajirin Yanis mengajak semua pihak yang menghadiri peluncuran Desa Rasau Jaya I sebagai Desa Kerukunan untuk ikut mempublikasikan peluncuran tersebut di media sosial masing-masing.

"Mari kita hiasi media sosial kita dengan kegiatan pencanangan desa kerukunan ini. Karena ini penting, jangan kita kalah dengan pihak-pihak lain yang mengganggu ketertiban dengan postingan-postingan yang tak berarti," ajak Muhajirin.

Kakanwil Kemenag Muhajirin mengatakan Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki indeks kerukunan yang tertinggi. Sehingga ia pun berharap pencanangan Desa Sadar Kerukunan tersebut bisa terus berkembang hingga ke semua desa di seluruh Indonesia.

“Untuk pencanangan desa kerukunan ini sendiri ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi, yakni sedikitnya ada tiga agama dan ada tiga rumah ibadah yang berbeda di desa tersebut. Selain itu desa dimaksud tidak pernah ada konflik,” kata dia.

Melalui peluncuran Desa Rasau Jaya I menjadi desa sadar kerukunan, dirinya juga berharap masyarakat terus menjaga harmoni yang ada. Sehingga menjadi contoh bagi desa-desa yang lain di Kubu Raya maupun di Kalimantan Barat. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved