Lokal Populer

Dorong Rehab Total Bangunan SDN 2 Sintang yang Berusia 74 Tahun

Barjio mengaku hanya ada dua kali bantuan dari pemerintah penambahan lokal perpustakaan, kelas dan 2018 ditambah dua ruang

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Tri Pandito Wibowo
Istimewa
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Welbertus melihat kondisi Bangunan SDN 2 Sintang, di Jalan Apang Semangai, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, kondisinya memprihatinkan. Lantainya masih papan. Tiang penyangga bangunan sudah banyak yang keropos dimakan usia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bangunan SDN 2 Sintang, di Jalan Apang Semangai, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, kondisinya memprihatinkan. Sekolah ini berada di pusat kota Sintang yang berdiri sejak tahun 1948 (74 tahun).

Kepala SDN 2 Sintang, Barjio menyebut lantai sekolah yang dipimpinnya itu masih papan. Tiang penyangga bangunan sudah banyak yang keropos dimakan usia.

"SD ini barang kali usianya tertua di Kota Sintang, karena dibangun tahun 1948," kata Barjio pada Kamis 1 Desember 2022.

Telah menjadi Kepsek SDN 2 Sintang sejak 2013, Barjio mengaku hanya ada dua kali bantuan dari pemerintah penambahan lokal perpustakaan, kelas dan 2018 ditambah dua ruang. Hingga kini, belum ada lagi penambahan.

Tiga Prosesi Adat Sambut Tamu di Tempat Festival Danau Sentarum

"Namun sangat memprihatinkan sekolah kami karena masih papan, termasuk kurang ada perhatian dari pemerintah," ungkap Barjio.

Kedatangan anggota DPRD Sintang ke SDN 2 Sintang, Welbertus menjadi harapan Barjio agar dapat membantu menyuarakan ke pemerintah agar memperhatikan kondisi bangunan sekolah.

"Alhamdulillah, ada dari dewan yang datang melihat ke sini, mudah-mudahan dengan kedatangan beliau bisa menindaklanjuti dan membantu kami sedikit mengubah wajah sekolah kami yang sangat memprihatinkan karena lantainya juga kayu, tiang banyak yang rapuh mudah-mudahan dapat perhatian dari pemerintah," harap Barjio. 

Cara Menggunakan Aturan Sepertiga dan Rasio Emas dalam Fotografi Kembang Api

Dorong Rehab Total

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus prihatin setelah meninjau langsung kondisi bangunan SDN 2 Sintang di Jalan Apang Semangai, Kecamatan Sintang.

"Saya sangat prihatin dengan kondisi SDN 2 Sintang. Sekolah terletak kota Sintang di tengah jantung kota, tapi kondisi sekolah sangat-sangat memprihatinkan bahkan ini di luar nalar saya," ungkap Welbertus, Kamis 1 Desember 2022.

Welbertus sangat menyayangkan bangungan sekolah yang berusia 74 tahun sejak 1948 ini tampak tak diurus.

"Sekolah ini didirikan 1948 artinya sudah 74 tahun, ini semestinya gambaran kemajuan sekolah ini sudah sangat nampak dari sisi bangunan. Mungkin sudah banyak yang dicetak menjadi orang, tapi dari sisi fisik ini yang kita prihatin," kata legislator Partai PDIP ini.

Welbertus mendorong agar pemerintah Kabupaten Sintang segera melakukan perbaikan bahkan bila perlu ini dibangun total. Sebab, menurutnya sekolah ini mungkin satu satunya yang ada di sintang dengan usia yang sudah 74 tahun, yang masih menggunakan banguna kayu.

"Sementara sekolah lain yang usianya lebih muda itu sudah bangunan permanen semua. Tapi sekolah ini tiang penyangga sudah banyak yang mau putus, bahkan sudah ada yang putus di ruang perpustakaan," ujar Welbertus.

Oleh sebab itu, Welbertus mendorong supaya pemerintah Kabupaten Sintang segera memperhatikan SDN 2 Sintang, bila perlu berkoordinasi dengan Pemprov Kalbar dan pemerintah pusat.

"Ini harus segera mendapatkan perhatian mendesak, bila perlu pemkab sintang segera melakukan koordinasi ke pemprov atau pusat untuk segera melakukan pembangunan di sekolah ini," tegas Welbertus. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved