Ciptakan Talenta Muda Unggul dan Berprestasi, BRI Selenggarakan Program BYLI
BRI siapkan talenta muda untuk menjadi pemimpin di masa depan melalui program BRILiaN Young Leader Indonesia (BYLI).
Penulis: Fransisca Andeska Gladiaventa | Editor: Mikhael Gewati
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai bank terbesar di Indonesia terus menjalankan peran sebagai perusahaan yang concern atau peduli terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Adapun salah satu peran yang dilakukan BRI adalah dengan mempersiapkan talenta muda untuk menjadi pemimpin di masa depan.
Untuk itu, BRI bekerjasama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyelenggarakan program BRILiaN Young Leader Indonesia (BYLI) sebagai upaya berkontribusi mencetak bibit unggul atau talent mobility.
Hal ini sesuai dengan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2005 menjadi PP Nomor 23 Tahun 2022 yang membuka peluang terjadinya talent mobility antar BUMN. Dalam aturan tersebut, karyawan suatu BUMN yang memiliki prestasi bagus, termasuk karyawan berusia muda, dapat menjadi direksi di BUMN lain tanpa kehilangan status karyawan BUMN-nya.
Program BYLI merupakan pengembangan bagi pekerja insan BRILiaN muda terpilih yang memberikan akselerasi karier, kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan. Pada program BYLI, para talenta unggul bisa mengakselerasi karier dalam menduduki jabatan strategis serta posisi top manajemen perusahaan.
Direktur Human Capital BRI Agus Winardono mengatakan, BRI sebagai talent factory untuk masuk ke BUMN mendukung akulturasi budaya, pemenuhan kebutuhan kompetensi, dan pemerataan knowledge skill.
“Peluang ini juga dapat mempercepat milenial dalam menduduki posisi strategis serta integrasi talent ke BUMN,” jelas Agus dalam keterangan persnya, Senin (28/11/2022).
Kehadiran generasi muda, lanjut Agus, menjadi inspirasi sekaligus energi penggerak kemajuan dan transformasi perusahaan di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin kompetitif.
“Dengan demikian, pekerja BRI juga mendapat kesempatan dalam menduduki jabatan strategis, meningkatkan pengalaman, dan peluang kompetisi, serta berkarier di BUMN dengan human capital yang unggul,” ujar Agus.
Senada dengan itu, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata mengungkapkan, pihaknya membuka ruang terbuka bagi karyawan untuk berkarya di BUMN lainnya. Hal ini berlaku untuk penugasan-penugasan, baik sebagai direksi maupun sebagai karyawan.
“Kalau pun nanti selesai sebagai direksi, maka akan kembali ke BRI. Status karyawannya akan tetap ada. Sebab, karyawan muda yang cakap, pintar, dan cerdas layak menjadi pemimpin atau direksi, dengan tidak menghilangkan status karyawannya bahkan setelah penugasan selesai,” ungkap Tedi dalam acara BRILiaN Leadership Insight beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, BRI melalui program BYLI mendukung pengembangan minat dan bakat serta memaksimalkan potensi para insan BRILiaN. Tujuannya agar mereka dapat meraih prestasi yang membanggakan, baik di dalam maupun di luar ranah kerja.
Hal tersebut sangatlah penting karena menjadi kunci untuk meningkatkan competitiveness perseroan di level global.
Program BYLI memiliki masa pengembangan selama 10-12 tahun yang terbagi dalam enam band dan penempatannya akan memperhatikan unit kerja, business challenge, dan pemimpin unit kerja sebagai coach dan mentor.
BRI terus torehkan prestasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/BRI-perkenalkan-program-BYLI.jpg)