Grup Tanjidor Desa Sekuduk Sambas Tampil di Jakarta

Bupati Satono mengatakan, di Kabupaten Sambas cukup banyak orang yang bisa memainkan alat musik Tanjidor.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok Prokopim Pemkab Sambas
Pemain musik tanjidor Desa Sekuduk ketika tampil di Jakarta, Kamis 24 November 2022. Ist/Dok Prokopim Pemkab Sambas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Satono membawa Tanjidor dari Desa Sekuduk, Kecamatan Sejangkung untuk tampil dalam acara Sosialisasi Kampung Zakat Nasional di Jakarta.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Zainud Tauhid, Kamis 24 November 2022.

Saat alunan instrumen musik tanjidor Sekuduk mulai dimainkan dengan piawai masing-masing oleh pemain Tanjidor dari, sontak semua mata audiens dan kamera tertuju kepada mereka. Dari awal hingga selesai, penampilan Tanjidor itu mampu menghipnotis penonton.

"Saya bangga bisa membawa Tanjidor dari Desa Sekuduk ini untuk tampil di Jakarta. Ini merupakan langkah kita untuk memperkenalkan adat budaya Sambas kepada masyarakat luas. Kita juga selalu memainkan Tanjidor ketika ada tamu penting datang ke Sambas," katanya.

Donor Darah HUT ke-72 Satpolairud Polres Sambas

Bawaslu Sambas Sosialisasikan 61 Indeks Kerawanan Pemilu

Bupati Satono mengatakan, di Kabupaten Sambas cukup banyak orang yang bisa memainkan alat musik Tanjidor.

Hampir di setiap kampung ada, lantaran Tanjidor merupakan alat musik yang biasa dimainkan saat acara sakral, seperti pernikahan dan penyambutan tamu-tamu penting. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved