Pemkab Mempawah Siap Sinergi Sukseskan Pesta Demokrasi 2024

"Tahun 2024 akan menjadi tahun politik besar-besaran di Indonesia, sebab akan dilaksanakan pemilihan pertama dimana dilaksanakan di tahun yang sama,"

Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Istimewa
Sekretaris Daerah Mempawah, Ismail, ketika membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pembentukan Badan Ad hoc dan Pengenalan Aplikasi Siakba dalam Rekrutmen Badan Ad hoc pada Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Mempawah, yang dilaksanakan di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa 15 November 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail, menyampaikan bahwa Pemilu adalah hajat demokrasi terbesar di negeri ini sebagai wadah untuk memilih pemimpin yang akan menentukan perjalanan bangsa lima tahun kedepannya.

"Tahun 2024 akan menjadi tahun politik besar-besaran di Indonesia, sebab akan dilaksanakan pemilihan pertama dimana dilaksanakan di tahun yang sama," ujar Ismail, Selasa 15 November 2022.

Ismail melanjutkan dibandingkan Pemilu tahun 2019, Pemilu serentak tahun 2024 diperkirakan jauh lebih berat, karena jika pada tahun 2019 KPU hanya menyelenggarakan pileg dan Pilpres, maka di tahun 2024 bertambah lagi dengan pemilihan kepala daerah yang dilakukan sembilan bulan setelah pileg dan pilpres.

"Di Kabupaten Mempawah tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019 melebihi tingkat partisipasi secara nasional yakni 82, 92 persen," ujarnya.

KPU Mempawah Sosialisasikan Pembentukan Badan Ad Hoc Sekaligus Pengenalan Aplikasi Siakba

Program KKM IKIP PGRI Pontianak di Kecamatan Toho Mempawah, Diharapkan Dapat Bantu Kemajuan Desa

Maka dari itu lanjutnya, Kabupaten Mempawah memiliki legacy warisan yang harus dipertahankan yakni setiap pemilu selalu berjalan dengan lancar dan kondusif, sehingga legacy ini harusnya kita pertahankan bersama-sama.

Ismail menegaskan bahwa agar pemilu dapat dilaksanakan secara damai, aman dan kondusif, diperlukan penyelenggara pemilu yang jujur, adil dan transparan. Badan Ad hoc merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemilu yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Di tangan merekalah tersimpan harapan akan terciptanya Pemilu yang bermartabat," tegasnya.

Ismail melanjutkan Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi KPU Kabupaten Mempawah yang telah mengagendakan kegiatan sosialisasi pembentukan Badan Ad hoc dan pengenalan aplikasi Siakba dalam rekrutmen Ad hoc pemilu tahun 2024 di Kabupaten Mempawah.

Tentunya menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan sinergi dalam mensukseskan pemilihan umum tahun 2024 di Kabupaten Mempawah, sukses penyelenggaraan pemilu bukan hanya tanggung jawab KPU dan penyelenggaraan lainnya tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

"Tugas Badan Adhoc selaku penyelenggara pemilu merupakan tugas yang berat tetapi mulia, tugas ini merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan sebaik-baiknya," ujarnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved