Lokal Populer
Bantuan Hibah Rp 8 Miliar Untuk Perbaikan Jembatan di Sintang
Menurut Jarot, banyak jembatan yang rusak akibat banjir besar pada tahun 2021, termasuk jembatan di menyumbung dan sungai payak.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mendapatkan bantuan Hibah sebesar Rp 8 miliar rupiah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dana ini akan digunakan untuk perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir besar pada tahun 2021 lalu.
Kabar baik ini merupakan hasil pertemuan Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama BPBD Sintang dengan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBN di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut Jarot, banyak jembatan yang rusak akibat banjir besar pada tahun 2021, termasuk jembatan di menyumbung dan sungai payak.
"Kita dikasih hibah 8 miliar dari BNPB. Mereka akan verifikasi lapangan bulan ini," kata Jarot saat dikonfirmasi pada Jumat 11 November 2022.
• Respon Keluhan Pengusaha di Sungai Durian Soal Kanopi, Ini Solusi dari Wabup Sintang
Menurut Jarot, dana Hibah 8 miliar tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kerusakan 12 jembatan di Kabupaten Sintang. Hanya saja, bukan rangka baja, melainkan cor semen untuk lantai dan pagar.
"Ada 12 jembatan yang rusak kena banjir, kita dikasih hibah oleh BNPB. Dana itu cukup untuk 12 jembatan, tapi sisanya yang baru kena (rusak banjir 2022) ndak cukup, kita pakai dana BTT. Bukan rangka baja, tapi komposit semen, bawahnya pondasi lama, cuma lantainya semen dengan pagarnya kayak di Jembatan masuka," ungkap Jarot.
Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Bernhard Saragih menambahkan kunjungan ke BNPB menyampaikan kondisi kewilayahan karena kebencanaan tahun 2021 dan 2022.
"Mereka mau verifikasi dulu terhadap beberapa usulan dari Pemda khususnya kegiatan rehabilitasi dan Rekonstruksi. Dari hasil verifikasi nanti diputuskan tentang mana saja yang dapat ditampung dan direalisasikan melalui dana RR BNPB. Kita hanya usulan rekonstruksi rehabilitasi dampak bencana banjir tahun 2021," kata Saragih.
Bantuan Banjir
Banjir merendam banyak desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat sejak beberapa minggu terakhir. Akibatnya masyarakat kesulitan beraktivitas dan berharap bantuan.
Satu di antaranya di Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat yang terendam banjir setinggi 70-90 cm.
Untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ini Kepolisian Republik Indonesia tergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Sintang.
• TNI Polri di Sintang Kompak Tingkatkan Sinergitas Jaga Kamtibmas
Sekitar 500 paket sembako disalurkan pada warga yang membutuhkan.
Dengan membagikan 500 paket sembako berupa beras 5 kg dan minyak goreng 1liter kepada masyarakat yang berada di Kecamatan Sepauk, serta di Kelurahan Alai Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Sintang-Jarot-Winarno-bersama-BPBD-Sintang-dengan.jpg)