Breaking News

Manfaat JIka Tepat Waktu Dalam Mengganti Oli Transmisi Motor Matic Anda

Sama halnya dengan oli mesin, oli transmisi juga bertugas memberikan pelumasan. Bedanya, oli ini hanya diperuntukkan pada bagian transmisinya saja.

TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Astra Honda Motor melalui Astra Honda Sungai Raya Dalam memberikan servis dan ganti oli gratis kepada 20 karyawan Tribun Pontianak, di Kantor Tribun Pontianak, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (10/2/2020). Prasetyo Dian Kumala Seto, Kepala Mekanik Astra Motor Serdam menyebutkan program tersebut merupakan kegiatan tahunan dalam peringatan hari pers. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA – Motor matik memiliki pelumas tambahan selain oli mesin. Pada motor berkopling kering tersebut, terdapat oli tambahan pada bagian transmisi yang biasa disebut oli transmisi matik atau oli garden matik.

Sama halnya dengan oli mesin, oli transmisi juga bertugas memberikan pelumasan. Bedanya, oli ini hanya diperuntukkan pada bagian transmisinya saja.

Harus Dipahami, Oli Mesin Untuk Motor Matic Baru dan Lama Itu Berbeda

Dengan kata lain ditujukan untuk melindungi serta mengoptimalkan kinerja pada area CVT (Continuously Variable Transmission) seperti gear dan bearing-bearing di dalamnya.

Tak hanya itu, oli transmisi atau oli gardan motor matic juga harus diganti secara berkala.

"Pada penggunaan normal, oli transmisi sebaiknya diganti setiap 12 ribu km atau 12 bulan sekali,” ujar Technical Specialist PT Pertamina Lubricants (PTPL) Brahma Putra Mahayana beberapa waktu lalu..

“Apabila pemakaian berat atau (motor) selalu dipakai jarak jauh, lebih bagus jika durasinya dipercepat,” sambungnya.

Honda Kenalkan Motor Listrik Untuk Tahun 2023, Menggunakan Teknologi Baterai Terbaru

Dampak Jika Terlambat Ganti Oli Transmisi

Penggantian oli transmisi sangat penting. Jika sampai terlambat, maka akan ada gejala dan dampak buruk yang terjadi pada komponen transmisi motor matic.

Ciri paling umum adalah munculnya suara kasar di area CVT. Ini terjadi lantaran adanya gesekan antar komponen pada transmisi yang bisa disebabkan oleh perubahan viskositas oli gardan.

Selain viskositas suara yang kasar juga bisa disebabkan oleh banyaknya logam ausan yang berada dalam transmisi.

Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan lebih parah jelas tak dapat terhindarkan lagi.

Getaran pada setang dan bodi motor pun akan terasa bilamana terlambat mengganti oli transmisi.

Untuk mengetahuinya, pemilik motor matic dapat mencobanya di jalan menurun.

Pahami Hal Ini Dulu, Sebelum Beralih ke Motor Listrik

Getaran tadi menjadi pertanda gardan tidak bekerja dengan baik sebagai dampak oli transmisi yang tidak melumasi dengan sempurna.

Lebih parahnya lagi, hal itu akan merusak bearing gardan yang menempel pada bak CVT.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved