Tahbisan Uskup Sanggau
Antisipasi Kepadatan Kendaraan Saat Acara Pentahbisan Uskup, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Sedangkan jalur dari Bodok ke arah Sekadau akan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas dari jalan bujang Malaka (Samping SPBU Bunut) ke arah Sanggau
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Uskup Keuskupan Sanggau terpilih, Mgr Valentinus Saeng CP akan di tahbis oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo (penahbis utama), Kardinal Ignatius Suharyo (penahbis pendamping 1) dan Mgr Giulio Mencuccini CP (penahbis pendamping 2) di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus, Sanggau, Kalbar, pada 11 November 2022.
Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan melalui Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Yunita Puspita Sari mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan Pentahbisan Uskup Keuskupan Sanggau terpilih tersebut maka akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi tingkat kepadatan kendaraan.
"Pada 11 November 2022 mulai pukul 06.00 Wib sampai pukul 20.00 Wib untuk kendaraan mobil atau roda empat untuk jalan dari Sanggau ke arah Bodok berlaku jalur biasa (dapat melewati jalur dalam kota Sanggau),"katanya, Selasa 8 November 2022.
• Profil Uskup Sanggau Mgr Valentinus Saeng CP! Anak Desa yang Fasih 5 Bahasa dan Ahli Filsafat
Sedangkan jalur dari Bodok ke arah Sekadau akan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas dari jalan bujang Malaka (Samping SPBU Bunut) ke arah Sanggau permai kemudian tembus ke arah simpang 4 kaisar (lampu merah jalan Ahmad Yani ).
Kemudian, untuk kendaraan truk atau roda enam tetap berlaku jalur biasa (dapat melewati jalur dalam kota Sanggau). Mengapa hanya kendaraan roda empat saja yang dialihkan, dan tidak untuk kendaraan roda enam.
"Karena melihat dari struktur jalan nya, kondisi jalan yang naik turun, sehingga menurut kami apabila kendaraan dengan beban muatan berat maka agak susah melewati jalan tersebut,"jelasnya.
• BREAKING NEWS - Tahbisan Uskup Sanggau Mgr Valentinus Saeng CP 11-11-2022 oleh Duta Besar Vatican

Kemudian juga, mengapa hanya dari arah Bodok ke Sanggau saja, lantaran balik lagi ke kondisi struktur jalan yang cukup untuk satu jalur kendaraan.
"Kalau dua muat, tapi dia terlalu mepet. Dan belum ada pembatas jalan nya juga. Jadi jangan sampai kita menyelesaikan masalah dengan menyebabkan masalah baru lagi,"ujarnya.
Untuk itulah, Kasat mengimbau kepada masyarakat pemilik kendaraan agar tidak ada yang memarkirkan kendaraan (roda empat 4 ataupun roda 6 keatas) disepanjang bahu dan badan jalan mulai dari SPBU Bunut sampai dengan simpang 4 BRI Sanggau.
"Dimohon kerjasamanya demi kelancaran kegiatan Tahbisan Uskup Keuskupan Sanggau di Gereja Katedral Sanggau,"pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News