Pemda Ketapang Gerak Cepat Tangani Ruas Jalan Pelang yang Rusak dan Timbulkan Kemacetan

"Saya sudah memanggil kepala OPD terkait, yakni Kadis PUTR, Kadishub, Kasatpol PP dan Asisten II untuk membahas penanangan darurat Jalan Pelang," kata

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Ketapang
Alat berat yang dikerahkan Pemda Ketapang guna menanggulangi kerusakan jalan Pelang - Batu Tajam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP, M.Si melakukan rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penanggulangan sementara ruas jalan Pelang-Batu Tajam.

Hal itu menyikapi keluhan dan harapan masyarakat selaku pengguna jalan serta sebagai upaya mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-XXX tingkat Provinsi yang digelar di Ketapang.

Lantaran ruas jalan tersebut menjadi satu diantara akses yang dilewati para peserta MTQ dari luar Ketapang.

"Saya sudah memanggil kepala OPD terkait, yakni Kadis PUTR, Kadishub, Kasatpol PP dan Asisten II untuk membahas penanangan darurat Jalan Pelang," kata Sekda, Rabu 26 Oktober 2022.

Kapolres Ketapang Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus di Desa Sungai Awan Kanan

Sebelumnya, kata Sekda, penanganan ruas jalan Pelang sudah dibagi tugas termasuk dalam hal tanggung jawab CSR yang menjadi tanggungan PT Limpa, PT BGA, PT Arrtu dan PT LAP. Yang mana penanganan sudah mulai dilakukan, namun belum berjalan maksimal akibat curah hujan yang tinggi.

"Kita rapat terbatas. Tadi Kadishub, Camat MHS Camat Sungai Melayu dan alat berat PUTR sudah meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat ruas jalan rusak dan membuat antrian di daerah pak kacong. Saat ini sudah ditangani dan tidak macet lagi," terangnya.

Sekda menegaskan, pihaknya juga sudah meminta perusahaan melakukan penimbunan menggunakan pasir dan batu serta laterit.

"Dari PT Limpa sudah mengirim delapan ton semen beku untuk menimbun titik yang rusak parah," tegasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta dukungan dari Satlantas Polres Ketapang untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Jika perlu, juga ikut mendukung pekerjaan penimbunan dan penegakan aturan jalan terhadap angkutan yang melebihi tonase.

"Dishub sudah kita minta memasang rambu-rambu jalan di sepanjang jalan pelang-batu tajam. Kita juga minta mempersiapkan timbangan untuk pengecekan tonase yang akan dibackup Satpol PP dan Polres," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved