Lakukan Langkah Berikut Ini, Jika Mobil Anda Terendam Banjir

Jangan pernah memaksakan mobil melewati jalan banjir karena berisiko mobil mogok.

ISTIMEWA
Pengendara terobos banjir yang menggenangi jalan raya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Curah hujan yang tinggi dan saat musim penghujan, biasanya sering menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Tentunya para pemilik mobil perlu mewaspadai ini karena mobil berpotensi terendam banjir.

"Jangan pernah memaksakan mobil melewati jalan banjir karena berisiko mobil mogok. Cari rute alternatif atau tunggu hingga banjir surut," ujar Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.

BSU akan Rampung Oktober 2022, Cek Nama Penerima BLT Gaji Rp 600 Ribu Lewat ini!

Berikut enam tips pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika mobil bermasalah akibat banjir:

1. Jangan Menyalakan Mesin Mobil

Hindari menyalakan mesin jika mobil mogok ketika melewati jalan banjir karena ada risiko terkena water hammer.

Termasuk ketika mobil terendam banjir saat parkir, jangan pernah menyalakan mesin untuk memindahkannya meskipun terlihat aman dari luar.

2. Lepaskan Kabel Aki

Mobil akan terhindar dari risiko korsleting alias hubungan arus listrik pendek yang bisa membuat komponen kelistrikan rusak jika melepaskan kabel dari kepala aki. Namun andai tidak memungkinkan, kabel aki mobil tidak perlu dilepas.

Komponen pengapian seperti busi, saringan udara, koil, alternator, serta kabel-kabel dan sambungannya rawan rusak kalau terkena banjir. Hati-hati ketika memeriksa ECU (Electronic Control Unit) karena sangat sensitif dan berisiko mengalami kerusakan fatal.

Kalender Liturgi Katolik Kamis 27 Oktober 2022 Lengkap Bacaan Injil dan Biarawan BcO Keb. 5:1-23

3. Bawa Mobil ke Tempat Aman

Mobil bisa didorong ke lokasi yang lebih aman, tapi jangan paksakan kalau kondisinya berbahaya seperti arus air kuat atau banjir terlalu tinggi. Sepanjang tidak mengganggu lalu lintas, parkir saja mobil di lokasi banjir dan pastikan tidak ada barang berharga tertinggal didalamnya.

4. Periksa Kondisi Oli Mesin

Perhatikan ketinggian air dengan melihat bekasnya di dalam ruang mesin. Jika melewati batas rumah transmisi, ada potensi mesin mobil kemasukan air banjir.

Cek kondisi oli mesin melalui dipstick. Kalau keruh atau berubah warna menjadi coklat, artinya air sudah masuk ke dalam ruang mesin. Tidak ada yang dapat dilakukan kecuali menghubungi layanan darurat saat kondisinya sudah seperti ini.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved