Khazanah Islam

Perintah Allah SWT dan Tata Cara Amalkan Sujud Syukur, Sahwi dan Tilawah

Semakin banyak salat sunah yang dilakukan, semakin banyak jumlah sujud yang dilakukan.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Tangkapan Layar dari buku siswa Pendidikan Agama
Ilustrasi Seorang pelajar yang melakukan sujud syukur yang baru saja mendapatkan prestasi. 

Bacaan Sujud Sahwi

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

“Subhana man la yanamu wa la yashu" (Mahasuci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa).”

Artinya: Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa.

Dibaca sebanyak 2 - 3 kali saat melakukan sujud sebelum salam.

Selain sujud Sahwi sujud syukur yang dilakukan karean sebab di antaranya sebagai berikut:

- Karena mendapatkan nikmat dan karunia dari Allah SWT

- Mendapatkan kabar gembira atau berita yang menyenangkan.

- Terhindar atau selamat dari bahaya (musibah) yang akan menimpanya.

Sementara untuk Sujud Tilawah Sujud tilawah dilakukan ketika membaca ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur’an baik ketika salat maupun di luar shalat.

Begitu pula, pada saat membaca/menghafal atau pada saat mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Sujud tilawah adalah sunah.

.Berikut bacaan sujud syukur dan sujud tilawah

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

"Sajada wajhiya lil ladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu bi haulihi wa quwwatihi."

Artinya: Wajahku bersujud kepada Allah Zat yang menciptakannya, yang membukakan pendengarannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Mulia Allah sebaik-baik Zat Yang Maha Mencipta.” (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved