Tim Supervisi Asistensi Penanganan Karhutla Mabes Polri Lakukan Program Tahunan

Ia juga mengaku kegiatan evaluasi ini tidak hanya di perusahaan saja namun juga kepada instansi terkait, juga melakukan kunjungan di Polres

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
Rombongan Tim Supervisi Karhutla Bareskrim Polri saat berkunjung di PT. Agro Alam Nusantara Skunder C Rasau Jaya Umum, Kabupaten Kubu Raya pada hari Selasa, 11 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Rombongan Tim Supervisi Karhutla Bareskrim Polri lakukan program tahunan dibeberapa tempat setidaknya diketahui melakukan kunjungan di Polres Kubu Raya dan PT. Agro Alam Nusantara ( PT.AAN ) tentang penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan yang ada di Kubu Raya, pada hari Selasa, 11 Oktober 2022.

Saat berkunjung di PT. AAN Ketua Tim Supervisi Karhutla Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H. menyampaikan kegiatan ini dalam rangka supervisi dan menjadi program tahunan.

"Tentunya pada kesempatan ini, maksud dan tujuannya dalam rangka supervisi, ini program tahunan yang dicanangkan oleh pemerintah terkait untuk melihat sejauh mana pelaksanaan kegiatan penanggulangan Karhutla yang dilaksanakan oleh wilayah baik dari Provinsi hingga Kabupaten, "katanya.

Ia juga mengatakan kunjungan ini akan menjadi evaluasi ke depan dalam rangka melakukan rapat koordinasi ditingkat pusat untuk menentukan kebijakan dari pemerintah.

Bareskrim Mabes Polri Kunjungan Supervisi & Asistensi Penanganan Karhutla di Polres Kubu Raya

"Ini juga akan menjadi evaluasi dalam rangka nanti rapat koordinasi ditingkat pusat tentunya untuk menentukan kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam hal ini oleh bapak Presiden pastinya dalam penanggulangan Karhutla yang akan datang, "katanya.

Ia juga mengaku kegiatan evaluasi ini tidak hanya di perusahaan saja namun juga kepada instansi terkait, yang dimana juga melakukan kunjungan di Polres Kubu Raya.

"Kita juga sudah melakukan evaluasi tidak hanya dari perusahaan saja, namun juga dari instansi terkait untuk pelaksanaannya, "katanya.

"Kegiatan ini akan terus berlangsung dan untuk tahun ini Allhamdulilah, walaupun ada kebakaran namun masih dapat diatasi oleh petugas, "tambahnya.

Ia juga mengatakan kegiatan ini juga bermaksud untuk meminta kepada stakeholder terkait untuk memperhatikan tentang sosialisasi penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

"Tentu juga perlu diperhatikan untuk mendukung adanya sosialisasi kepada masyarakat supaya ikut serta dalam pencegahan, "katanya.

Ia juga menyampaikan walaupun terdapat peraturan daerah terkait kearifan lokal, namun tetap harus memperhatikan syarat yang berlaku.

"Walaupun di Kalimantan Barat ini sudah ada peraturan daerah yang mengakomodir kearifan lokal dimana masyarakat boleh melakukan pembersihan dengan cara membakar tetapi disitu syaratnya yang penting, syaratnya seperti apa nah itu yang perlu disosialisasikan, "katanya.

"Kalau syaratnya itu dilaksanakan aman itu, artinya disitu ditata, bole membakar namun syaratnya tadi yang penting dan perlu di sosialisasikan, jika syaratnya sudah dipenuhi tentu itu juga sudah melakukan pencegahan, "tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved