Doa Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 2 Oktober 2022, Rendah Hati dan Saling Menghargai Satu sama lain

Lihat bacaan renungan harian Katolik Minggu 2 Oktober 2022 hari Minggu biasa XXVII. Rendah Hati dan Saling Menghargai Satu sama lain.

ERIKA SANTELICES / AFP
Sekelompok orang dari Gereja Katolik dan organisasi hak asasi manusia berpartisipasi dalam upacara untuk mengenang mereka yang terbunuh pada tahun 1937 dalam apa yang disebut pembantaian Parsley -yang menewaskan sekitar 20.000 orang Haiti- yang diperintahkan oleh diktator Dominika saat itu Rafael Trujillo, di Dajabon, Dominika Republik, pada 30 September 2022. Lihat bacaan renungan harian Katolik Minggu 2 Oktober 2022 hari Minggu biasa XXVII. 

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik Sabtu 1 Oktober 2022, Bertobat dan Menjadi seperti Anak Kecil

Lihat bacaan renungan harian Katolik

Yesus tidak menjanjikan pengikut-Nya hidup yang mudah di dunia ini.

Ada banyak tuntutan Yesus yang tidak mudah untuk kita laksanakan, misalnya mengampuni.

Kita akan menderita dalam mewartakan Injil.

Kita diminta bersabar menantikan campur tangan Tuhan terhadap penindasan dan kekerasan.

Tidaklah mengherankan bahwa kita seperti para murid akan meminta kepada Yesus untuk meningkatkan iman kita.

Tetapi jawaban Yesus menunjukkan bahwa besar kecilnya iman bukanlah yang menjadi masalah.

Cukup memiliki iman seukuran biji sesawi, kita sudah mampu menyelesaikan hal-hal yang tampaknya tidak mungkin.

Yesus menunjukkan kebutuhan yang sebenarnya, yaitu hendaknya kita lebih taat dan rendah hati.

Kita harus memandang diri kita sendiri sebagai hamba Tuhan yang berhutang ketaatan dan tidak perlu dipertanyakan lagi.

Ketika kita telah melakukan apa yang Dia kehendaki, kita hendaknya tidak menjadi sombong atas ketaatan kita, tetapi seharusnya mengatakan, "Kami adalah hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan."

Kita perlu mawas diri. Kita bisa saja bangga disebut hamba Tuhan, tetapi merasa terhina menjadi hamba sesama.

Contoh konkretnya: relakah kita berbicara santun kepada siapa saja, seolah-olah dia adalah tuan kita?

Dapatkah kita memperlakukan orang lain, termasuk yang lebih rendah dari kita, dengan hormat dan santun?

Tuhan Yesus, mampukan kami rendah hati terhadap sesama kami dan saling menghargai satu sama lain. Amin.

"Jika dunia bisa melihat keindahan jiwa tanpa dosa, semua orang berdosa dan semua orang yang tidak percaya akan langsung bertobat"

Sumber: adiutami.com

(*)

[Update informasi seputar Katolik]

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved