Lokal Populer

Buaya Muncul di Sungai Tanggi Sanggau Ledo, Petugas Keluarkan Imbauan

Imbauan ini terkait ada penemuan Buaya liar yang berukuran cukup besar oleh warga bernama Riki (35) yang melihat Buaya saat memancing di Sungai

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Humas Polres Bengkayang
Kapolsek Sanggau Ledo IPTU Jumadi, SH dan Forkopimcam memasang pengumuman yang berisi imbauan kepada masyarakat Sanggau Ledo dan sekitarnya agar tidak beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Tanggi Kec. Sanggau Ledo, pada Kamis, 29 September 2022 kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan kepada warga di perairan wilayah Sanggau ledo yang kesehariannya banyak beraktivitas sebagai nelayan harus berhati-hati terhadap Buaya liar yang berkeliaran dilakukan oleh Polsek Sanggau Ledo Polres Bengkayang Polda Kalbar, BKSDA Sanggau Ledo dan Forkopimcam Sanggau Ledo.

Sebagai peringatan waspada kepada warga yang beraktivitas di perairan wilayah Sanggau Ledo dan sekitarnya, Kapolsek Sanggau Ledo IPTU Jumadi, SH dan Forkopimcam memasang pengumuman yang berisi imbauan kepada masyarakat Sanggau Ledo dan sekitarnya agar tidak beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Tanggi Kecamatan Sanggau Ledo, pada Kamis 29 September 2022 kemarin.

“Imbauan ini terkait ada penemuan Buaya liar yang berukuran cukup besar oleh warga bernama Riki (35) yang melihat Buaya saat memancing di Sungai tersebut yang sempat menghebohkan warga," ucap Kapolsek Sanggau Ledo IPTU Jumadi. Jumat 30 September 2022.

Adapun lokasi yang dipasangi banner imbauan sebanyak 4 (empat) titik di lokasi aliran Sungai Tanggi yang terdapat permukiman warga dan menggunakan aliran Sungai Tanggi sebagai aktivitas sehari-hari.

Berbekal Tali, Hasan Nekat Hadapi Buaya Berukuran 3,4 Meter yang Nyasar ke Sawah di Buton

Empat lokasi tersebut yakni Jembatan Tanggi di Dusun Sanggau Kota, Pelabuhan Dusun Sanggau Kota, Dusun Nuginang Desa Gua dan Kampung Ubah Dusun Nuginang Desa Gua Kecamatan Sanggau Ledo.

“Melalui imbauan ini masyarakat harus waspada dan berhati-hati. Terutama bagi nelayan terlebih lagi bagi yang hobi memancing ikan yang datang dari luar Sanggau Ledo," imbau Kapolsek.

Kapolsek juga mengimbau warga untuk menjaga alam agar satwa liar ini tidak terganggu sehingga tidak memakan korban jiwa.

“Selain berhati-hati, melalui himbauan ini marilah kita menjaga Alam kita agar habitat satwa liar ini tidak terganggu dan juga semoga tidak ada korban yang jadi mangsa buaya liar ini," terangnya. 

Serahkan Buaya

Seorang warga Desa Nanga Kantuk, Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, akan menyerahkan seekor buaya, yang telah ditinggalkan pemiliknya meninggal dunia, ke pihak Sinka Zoo Singkawang.

Seorang warga tersebut yaitu bernama Fransiskus Sony, dimana jelasnya, buaya tersebut adalah milik pamannya atau keluarganya, yang sudah meninggal dunia.

Buaya Senyulong yang Miliki Panjang 3 Meter Terperangkap Pukat Milik Warga di Putussibau Kapuas Hulu

"Pemiliknya sudah meninggal dunia, jadi tidak ada yang merawat, sehingga harus kita serahkan ke pihak terkait, agar buaya tersebut terawat lebih baik lagi," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 23 Agustus 2022.

Fransiskus Sony menyatakan, kalau buaya tersebut berusia sudah puluhan tahun dengan kondisi tubuh tidak terlalu besar.

"Besarnya kurang lebih sebesar tiang listrik, karena tidak terawat," ucapnya.

Terus kapan akan menyerahkan buaya tersebut, Fransiskus Sony menjelaskan, masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Sinka Zoo Singkawang.

"Jadi buaya itu  belum kami serahkan, masih kendala transportasi, dan mudah-mudahan cepat segera diambil buayanya, karena memang tidak ada yang merawat buaya itu," ungkapnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved