Piala Dunia

Seputar Piala Dunia 2022: Eric Cantona Mengecam David Beckham Terpilih Sebagai Duta Piala Dunia 2022

Eric Cantona secara mengejutkan memberikan kecaman kepada mantan rekan setimnya David Beckham.

Editor: Jimmi Abraham
FIFA
Maskot Piala Dunia 2022 yang bernama La’eeb. Piala Dunia 2022 akan berlangsung di Qatar pada Senin, 21 November 2022 hingga Minggu, 18 Desember 2022. Eric Cantona mantan pemain legendaris Manchester United menyatakan tak akan menonton Piala Dunia 2022 di Qatar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Eric Cantona secara mengejutkan memberikan kecaman kepada mantan rekan setimnya David Beckham.

Hal ini lantaranan David Beckham terpilih menjadi duta Piala Dunia 2022 Qatar.

Hal yang mengejutkan Eric Cantona mantan pemain legendaris Manchester United tersebut menyatakan tak akan menonton Piala Dunia 2022 di Qatar.

Eric Cantona mengkritik habis-habisan terkait penyelenggaraan Piala Dunia tersebut.

Seputar Piala Dunia 2022: Adu Performa Brasil dan Inggris Menjelang Piala Dunia, Neymar dkk Unggul

Eric Cantona memperingatkan Beckham bahwa dia membuat kesalahan besar dengan mengambil peran duta untuk Piala Dunia Qatar.

Selain itu, Cantona telah bersumpah untuk tidak menonton Piala Dunia 2022.

"Saya tidak akan melakukannya sama sekali. Saya benar-benar sebaliknya," kata Eric Cantona, dinukil BolaSport.com dari Metro.

"Pada Januari 2022, saya mulai mengatakan itu. Mungkin saya yang pertama."

"Tapi saya bebas melakukannya, dan tentu saja, mantan pemain dibayar untuk melakukan hal semacam itu… Bisa jadi mereka tidak tahu apa yang terjadi di sana."

Seputar Piala Dunia 2022: Antonio Ruediger Sebut Qatar Tidak Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

"Atau, jika mereka mengetahuinya, saya pikir mereka salah. Saya pikir mereka membuat kesalahan besar. Sebuah kesalahan besar, besar."

"Jika Anda memiliki pemain yang mengatakan, 'Saya akan memboikot Piala Dunia', Anda mengatakan, 'Bravo'."

"Tapi Anda tidak bisa mengutuk pemain berusia 20 tahun, yang memiliki karier 10 tahun, yang hidup di dunia yang dikelilingi oleh orang-orang dari sepak bola 24 jam per hari."

"Tapi bicaralah tentang federasi, bicaralah tentang politisi, yang memiliki kekuatan untuk mengatakan, 'Tidak, kami tidak pergi ke Piala Dunia'."

"Kami tidak boleh kecewa jika para pemain tidak ingin memboikot Piala Dunia, karena di atas, para politisi, presiden, federasi, para menteri… mereka memiliki kekuatan untuk memboikotnya," tutur Cantona menambahkan.

Sejarah Piala Dunia : Zinedine Zidane Akhiri Karir Dengan Tandukan ke Dada Marco Materazzi

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved