Prodi Magister Hukum Untan Gelar Seminar Nasional

“Jadi mempertemukan seluruh stakeholder kita berkolaborasi. Kita duduk bersama berbicara, untuk menghadapi persoalan-persoalan yang kita hadapi pada s

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD LUTHFI
Program Studi Magister Hukum Universitas Tanjungpura menyelengarakan seminar nasional bertajuk “Keadilan Akses dan Kualitas Pelayanan Publik Untuk Warga di Wilayah Perbatasan Negara”. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Program Studi Magister Hukum Universitas Tanjungpura menyelengarakan seminar nasional bertajuk “Keadilan Akses Dan Kualitas Pelayanan Publik Untuk Warga Di Wilayah Perbatasan Negara”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Senin, 26 September 2022.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Hukum Untan Pontianak Hermansyah mengatakan, bahwa kegiatan seminar nasional tersebut sejalan dengan visi misi dari Rektor Untan “Inovasi dan Kolaborasi”.

“Jadi mempertemukan seluruh stakeholder kita berkolaborasi. Kita duduk bersama berbicara, untuk menghadapi persoalan-persoalan yang kita hadapi pada saat ini,” ujarnya saat memberi kata sambutan di kegiatan tersebut, Senin, 26 September 2022.

Hermansyah barharap dengan adanya program seminar nasional yang rencananya akan dilakukan di setiap semester tersebut bisa terus berlanjut.

BESOK DPRD Kota Pontianak Akan Panggil Pelaksana Event Pesona Kulminasi

Dan juga diharapkannya dengan adanya seminar ini, Magister Hukum Universitas Tanjungpura bisa membantu pemerintah dalam memberikan sumbangsih pemikiran tentang isu-isu hangat yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

“Yang terakhir yang ingin saya sampaikan juga kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial. Tetapi kita sudah memikirkan bagaimana output dari kegiatan ini,” ungkapnya.

“Hasil dari ini (Seminar Nasional) kemudian kita serahkan ke pemerintah, supaya inilah sumbangsih pemikiran dari magister hukum universitas tanjungpura tentang persoalan yang sedang kita bicarakan pada saat ini,” pungkasnya.

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Garuda Wiko mengucapkan terima kasihnya kepada pemerintah karena sudah memberikan perhatian terkait dengan pelaksanaan seminar nasional tersebut.

Berkaitan dengan tema seminar yang dibahas, Garuda menjelaskan bahwa untuk membangun wilayah perbatasan harus ada ekosistem yang dibentuk.

“Artinya tidak hanya fisiknya saja tetapi juga yang menyangkut dengan bagaimana tata kelolanya dan itu yang paling penting,” katanya.

Lebih lanjut Prof Garuda menerangkan, “Tentu saja sebagai daerah yang memiliki perbatasan, kita (Perguruan Tinggi) perlu memberikan masukan bagaimana kira-kira policy yang dapat diambil best on research,” terangnya.

Dirinya juga menyebutkan, selain melalui seminar ini, Universitas Tanjungpura sudah cukup banyak memberikan sumbangsih pemikiran terkait dengan permasalah perbatasan.

Baik dari segi kondisi masyarakat dan juga pertumubuhan ekonomi yang berlangsung di tengah-tengah masyarakat yang ada di wilayah perbatasan.

Untuk itu diharapkannya hasil dari seminar nasional yang juga dihadiri oleh Deputi II Kepala Staff Kepresidenan Abtenego Tarigan.

Bisa memberikan solusi terkait dengan permasalahan-permasalahan yang ada di wilayah perbatasan.

“Kita berharap nanti hasil seminar ini, karena kebetulan kita sangat beruntung kehadiran pak deputi KSP hari ini. Tentu kita berharap pertumbuhan ekonomi kesejahteraan dan juga bukan hanya soal kesejahteraan,” harapnya.

“Tetapi juga persoalan-persoalan terkait dengan kecerdasan itu juga bisa kita bangun secara baik di daerah terluar kita itu,” tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved