Doa Katolik

Kalender Liturgi Katolik Sabtu 24 September 2022 Lengkap Bacaan Injil dan Bacaan Biarawan

Lihat kalender liturgi Katolik Sabtu 24 September 2022 hari Minggu biasa XXV dengan warna liturgi hijau.

MICHAEL M. SANTIAGO / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / GETTY IMAGES VIA AFP
Orang-orang berdoa selama misa pagi di Gereja Katolik Hati Kudus pada 29 Mei 2022 di Uvalde, Texas. Lihat kalender liturgi Katolik Sabtu 24 September 2022 hari Minggu biasa XXV dengan warna liturgi hijau. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Lihat kalender liturgi Katolik Sabtu 24 September 2022 hari Minggu biasa XXV dengan warna liturgi hijau.

Lihat bacaan 1, bacaan injil, bacaan biarawan dan Mazmur tanggapan.

Bacaan 1 diambil dari Pkh. 11:9 - 12:8 dan bacaan injil diambil dari Luk. 9:43b-45.

Sementara Mazmur tanggapan 90:3-4,5-6,12-13,14,17 dan bacaan biarawan BcO Tb. 10:7c-11:15.

Renungan Harian Katolik Sabtu 24 September 2022 Bersabar dalam Penderitaan Berpengharapan dalam Iman

Lihat bacaan 1: Pkh. 11:9 - 12:8

Pkh 11:9 Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan!

Pkh 11:10 Buanglah kesedihan dari hatimu dan jauhkanlah penderitaan dari tubuhmu, karena kemudaan dan fajar hidup adalah kesia-siaan.

Pkh 12:1 Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!",

Pkh 12:2 sebelum matahari dan terang, bulan dan bintang-bintang menjadi gelap, dan awan-awan datang kembali sesudah hujan,

Pkh 12:3 pada waktu penjaga-penjaga rumah gemetar, dan orang-orang kuat membungkuk, dan perempuan-perempuan penggiling berhenti karena berkurang jumlahnya, dan yang melihat dari jendela semuanya menjadi kabur,

Pkh 12:4 dan pintu-pintu di tepi jalan tertutup, dan bunyi penggilingan menjadi lemah, dan suara menjadi seperti kicauan burung, dan semua penyanyi perempuan tunduk,

Pkh 12:5 juga orang menjadi takut tinggi, dan ketakutan ada di jalan, pohon badam berbunga, belalang menyeret dirinya dengan susah payah dan nafsu makan tak dapat dibangkitkan lagi?karena manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan peratap-peratap berkeliaran di jalan,

Pkh 12:6 sebelum rantai perak diputuskan dan pelita emas dipecahkan, sebelum tempayan dihancurkan dekat mata air dan roda timba dirusakkan di atas sumur,

Pkh 12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Pkh 12:8 Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved