Grafik Penumpang Pesawat Naik, Keungan Garuda Diprediksi Membaik
Grafik pertumbuhan jumlah penumpang pesawat kini semakin mambaik dan Maskapai BUMN Garuda Indonesia diprediksi akan meraih laba.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Grafik pertumbuhan jumlah penumpang pesawat kini semakin mambaik dan Maskapai BUMN Garuda Indonesia diprediksi akan meraih laba.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban memperkirakan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mencatatkan laba mulai tahun 2022.
“Kalau kita lihat performa keuangan di 2022 diharapkan Garuda masih bisa mencatat laba sebagai bagian dari restrukturisasi finansial.
Namun ke depan kita bisa melihat laba operasional Garuda akan membaik,” kata Rio mengutip artikel Kompas.comJumat 23 September 2022.
• Wajib! Aturan Baru Naik Pesawat Berlaku Semua Maskapai Penerbangan Mulai September 2022
Per Juni 2022 pendapatan usaha Garuda sudah lebih besar dari beban usaha jika dibandingkan tahun 2021 dan 2020, sementara selisih aset dan liability juga membaik.
“Per Juni 2022 ada pertumbuhan baik dari jumlah penumpang maupun available seat per kilometer.
Kita lihat proyeksi tren pangsa pasar Indonesia berupa jumlah penumpang Garuda juga akan tumbuh,” katanya.
Pada saat yang sama Garuda Indonesia melakukan sejumlah insiaitif untuk memperbaiki kinerja keuangan.
Antara lain melakukan penerbangan ke rute-rute yang menguntungkan secara operasional.
Lalu bersinergi dengan Citilink terkait rute yang akan ditawarkan pada masa depan, dan menegosiasikan penurunan taris sewa pesawat.
Pemerintah juga berencana memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Garuda Indonesia senilai Rp 7,5 triliun.
Masing-masing terdiri dari Rp 4,5 triliun untuk maintenance dan restorasi serta Rp 3 triliun untuk modal kerja.
Adapun selama Covid-19 Garuda Indonesia mengalami penurunan jumlah penumpang dan available seat hingga 52 persen pada 2020 dan penurunan isian kargo hingga 30 persen.
• Update 2022! Daftar Orang Indonesia yang Punya Pesawat Jet Pribadi, Dibeli Bukan Sewa
“Penyelamatan penerbangan nasional menjadi urgensi pemberian PMN kepada Garuda Indonesia yang akan dilakukan setelah rencana pendampingan PKPU Garuda di homologasi.
Kita melihat rencana perseroan berperan penting dalam menjaga aksesbilitas antar pulau di Indonesia,” ucapnya.
(*)
.
.
.
.
.