Trik Terhindar Bayar Bagasi Tambahan saat Naik Pesawat

Berikut trik terhindar dari biaya bagasi tambahan saat naik pesawat yang bisa dilakukan oleh penumpang.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
NET/Google
Ilustrasi mengepak barang - Siamk Trik Terhindar dari Biaya Bagasi Tambahan saat Naik Pesawat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut trik terhindar dari biaya Bagasi tambahan saat naik pesawat yang bisa dilakukan oleh penumpang.

Bagi penumpang pesawat dengan Bagasi yang beratnya melebihi ketentuan akan dikenakan biaya tambahan.

Biaya Bagasi pun bervariasi.

Umumnya tergantung Maskapai penerbangan, jenis pesawat, dan rute penerbangan.

Bila ingin menghindari kelebihan Bagasi, berikut sejumlah tips yang dirangkum dari berbagai sumber:

Transportasi Alternatif Disaat Harga Tiket Pesawat Mahal dan Harga BBM Naik

Tips terhindari bayar tambahan Bagasi saat naik pesawat

1. Timbang bagasi

Salah satu tips yang kerap disarankan guna menghindari bayar tambahan bagasi adalah menimbang bawaan terlebih dahulu. Di pasaran sudah banyak timbangan bagasi elektronik (luggage scale) yang ukurannya minimalis, sehingga mudah dibawa.

Dilansir dari skyscanner.net, cara ini bisa dilakukan agar calon pelaku perjalanan tidak dikejutkan dengan berat bagasi saat ditimbang di bandara.

Bila ragu, mereka juga dianjurkan untuk mengecek kembali, atau mengeluarkan beberapa baju hingga sepasang sepatu tambahan jika masih ada waktu tersisa untuk pengepakan.

2. Pilih tas yang tepat

Ukuran tas dapat memengaruhi perilaku seseorang ketika mengepak barang.

Jika tas berukuran sangat besar, maka calon pelaku perjalanan dinilai cenderung akan berusaha mengisinya sampai penuh.

Secara tidak langsung hal ini akan menambah berat bagasi.

Oleh sebab itu, jika memungkinkan, pilih tas yang ukurannya lebih kecil agar menjadi batasan barang bawaan.

Sebelum Naik Pesawat! Cek Cara Benar Isi Informasi di Label Bagasi Koper Agar Tak Hilang

3. Mengepak barang dengan baik

Ada banyak cara untuk mengepak barang dengan baik, sehingga calon pelaku perjalanan tidak perlu membayar tambahan bagasi.

Salah satu cara yang paling mendasar adalah menyortir barang bawaan.

Selain itu, mereka juga bisa menggulung pakaian untuk menghemat ruang di koper dan membawa produk kosmetik berukuran kecil (travel size).

Bila berencana membawa pakaian yang berat, sebaiknya dipakai saat naik ke pesawat.

4. Cek ketentuan bagasi dari maskapai

Setiap maskapai penerbangan memiliki ketentuan berat bagasi yang berbeda.

Penumpang maskapai Citilink, misalnya, mendapat kuota bagasi gratis sebesar 20 kilogram untuk rute domestik.

Namun, bila naik pesawat jenis ATR72-600, maka kuotanya menjadi 10 kilogram.

Calon penumpang juga wajib memahami dimensi barang bawaan, khususnya untuk bagasi kabin.

Untuk pesawat Airbus A320, maka dimensinya 56x36x23 sentimeter (cm), sedangkan untuk pesawat ATR72-600 dimensinya 41x34x17 cm.

Citilink juga menyediakan bagasi prabayar atau pre-book baggage bagi penumpang yang pasti membawa bagasi dengan berat lebih dari ketentuan.

Calon pelaku perjalanan dianjurkan untuk memahami ketentuan tersebut agar lebih mudah dalam menyortir barang, sekaligus mengantisipasi jika ada biaya tambahan.

Penyebab Utama Kasus Kehilangan Koper Ketika di Bandara yang Wajib Diketahui Penumpang Pesawat

5. Cara unik lainnya

Selain cara-cara di atas, terdapat pula tips atau travel-hack unik guna menghadapi kelebihan bagasi.

Seorang awak kabin bernama Kat Kamalani, contohnya, menyarankan calon penumpang pesawat untuk membawa sarung bantal.

Menurutnya, tips ini bisa dilakukan saat penerbangan pulang (return flight).

"Anda bisa membawa sarung bantal di dalam tas karena, jika bagasi anda terlalu berat, Anda bisa memasukkan pakaian-pakaian Anda ke sarung tersebut dan menggunakannya sebagai alas tidur di pesawat," ujarnya, dikutip dari express.co.uk.

Saran tersebut mengundang tanggapan beragam, termasuk keraguan soal apakah tips tersebut sepadan dengan risikonya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Tips Hindari Kelebihan Bagasi Pesawat, Pilih Tas yang Tepat"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved